FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Cina Kerahkan 16 Pesawat Militer ke Iran Sinyal Keras bagi Amerika Serikat dan Israel


Cina Kerahkan 16 Pesawat Militer (Foto: Wiki Common)


CINA,FOXNESIA
  Tiongkok melancarkan sebuah langkah strategis militer yang mengejutkan dunia dengan mendaratkan 16 pesawat militer di Iran hanya dalam kurun waktu 56 jam. Aksi cepat ini dianggap sebagai ‘kode keras’ dan demonstrasi kesiapan Beijing untuk mendukung Teheran di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.


Armada udara Tiongkok yang dikerahkan mencakup pesawat angkut strategis seperti Y20, Y9, dan Y8. Laporan intelijen menyebutkan bahwa pesawat pesawat tersebut mengangkut logistik dan bantuan kemanusiaan, meskipun potensi pengiriman amunisi atau perlengkapan militer lain juga menjadi sorotan utama analis pertahanan. Tujuan utama dari operasi mobilisasi cepat ini adalah mempererat hubungan militer yang sudah kuat antara Tiongkok dan Iran, sekaligus menegaskan posisi Beijing dalam dinamika kekuatan di kawasan Timur Tengah.


Para ahli menilai kecepatan dan skala pengerahan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan jangkauan strategis Tiongkok yang siap menantang dominasi Washington dan sekutunya. Manuver ini terjadi seiring memanasnya situasi regional akibat konflik Gaza yang terus berlanjut, di mana Iran merupakan pemain kunci pendukung anti Israel.


Dr. Arif Setiawan, selaku Analis Geopolitik Timur Tengah, menyatakan bahwa operasi ini mengirimkan pesan yang sangat gamblang kepada Barat. “Pendaratan cepat 16 pesawat militer dalam waktu kurang dari tiga hari ini adalah pesan yang sangat jelas bahwa Beijing siap mendukung poros Teheran di kawasan itu, sebuah sinyal bagi Washington dan Tel Aviv,” ujarnya.


Kemampuan Tiongkok untuk memobilisasi armada angkut besar seperti Y20 menuju jarak ribuan mil dalam waktu singkat menyoroti peningkatan kapabilitas logistik Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Hal ini secara langsung memperkuat kemampuan Iran dalam menanggapi potensi ancaman.


“Kemampuan China memobilisasi armada transport besar seperti Y20 ke jarak ribuan mil menunjukkan lonjakan signifikan dalam kemampuan jangkauan strategis mereka, yang langsung memperkuat kemampuan logistik militer Iran,” kata Laksamana (Purn) Hadi Prabowo, selaku Pengamat Militer Internasional. Ia menambahkan bahwa latihan ini menunjukkan kesiapan tempur yang teruji, bukan hanya sekadar pengiriman bantuan biasa. Dengan pendaratan ini, Tiongkok dan Iran tampaknya makin memperkuat aliansi strategis mereka untuk menghadapi proyeksi kekuatan Amerika Serikat dan Israel di masa depan.

Tutup Iklan
Hubungi Kami untuk Beriklan