FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Lestarikan Warisan Leluhur, BESTRA SMAN 11 Gowa Gelar Dialog Bahasa


GOWA, Foxnesia.com - Dalam upaya menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya, Bengkel Sastra ekstrakurikuler SMAN 11 Gowa menggelar kegiatan bertajuk “Merawat Bahasa, Membangun Peradaban” di Gedung SMAN 11 Gowa, Sabtu (31/10/26).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Bengkel Sastra SMAN 11 Gowa terhadap keberlangsungan bahasa daerah, khususnya bahasa Konjo yang merupakan salah satu warisan leluhur ditengah perkembangan zaman dan semakin kuatnya pengaruh bahasa modern, keberadaan bahasa daerah menghadapi tantangan, terutama karena semakin sedikit generasi muda yang mengenal dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dialog Bahasa tersebut berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WITA , dengan dua agenda utama, yakni Angngaru dan Dialog Bahasa, serta turut dihadiri oleh sejumlah delegasi perwakilan ekstrakurikuler SMAN 11 Gowa, di antaranya OSIS SMAN 11 Gowa, PMR PMI Unit Negeri 11 Gowa, Ambalan Taji Tatepona Tanggalinoa, Rohis Darul Istiqomah, X-Sport SMAN 11 Gowa, Sanggar Seni Siera Elo, RMC (English Meeting Club), serta MPK (Majelis Perwakilan Kelas).

Ketua BESTRA SMAN 11 Gowa munuturkan bahwa kehadiran berbagai ekstrakurikuler tersebut menjadi wujud semangat kebersamaan dan kolaborasi antar lembaga dalam membangun kesadaran akan pentingnya menjaga bahasa dan kebudayaan daerah.

“Kegiatan ini menjadi ajang bagi internal Bengkel Sastra SMAN 11 Gowa dan delegasi ekstrakurikuler SMAN 11 Gowa untuk menumbuhkan kembali kecintaan terhadap bahasa Konjo,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Bengkel Sastra SMAN 11 Gowa berupaya menghadirkan ruang edukasi sekaligus ruang kebudayaan bagi para siswa agar tidak hanya mengenal bahasa daerah sebagai alat komunikasi, tetapi juga memahami nilai sejarah, identitas, dan peradaban yang melekat di dalamnya.

Muhlis Deppajari selaku narasumber pada dialog tersebut menyampaikan bahwa bahasa bukan sekadar rangkaian kata yang digunakan untuk menyampaikan pesan. Di dalamnya tersimpan sejarah, pemikiran, nilai kehidupan, serta identitas.

kegiatan ini yg berfokus pada pengenalan dan pendalaman bahasa Konjo, mulai dari sejarah, makna, hingga nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Sebab bahasa Konjo merupakan bagian dari identitas budaya dan peninggalan leluhur yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Oleh karena itu, Dialog Bahasa diharapkan tidak berhenti, tetapi mampu menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran di kalangan generasi muda agar lebih peduli terhadap bahasa.

Haeril