Mahasiswa KKN Unhas Lakukan Pembelajaran dan Pembuatan Kamus Bahasa Mandarin di SD Inpres Lonrong
Juli 30, 2026
BANTAENG, Foxnesia.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkenalkan bahasa asing kepada anak-anak sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin Posko Lonrong 1, "Saudari Alma", melaksanakan program kerja individu bertajuk "Pembelajaran dan Pembuatan Kamus Mini Bahasa Mandarin" di SD Inpres Lonrong, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng.
Program ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang baru dan menyenangkan bagi siswa melalui pengenalan Bahasa Mandarin sebagai salah satu bahasa internasional.
Pembelajaran dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar, sehingga mereka dapat mengenal Bahasa Mandarin dengan cara yang sederhana namun tetap menarik.
Selama kegiatan berlangsung, siswa diperkenalkan dengan berbagai kosakata dasar Bahasa Mandarin, seperti salam, angka, warna, anggota tubuh, hobi, serta kalimat perkenalan diri.
Materi disampaikan melalui permainan edukatif, latihan pelafalan (pronunciation), tanya jawab, dan praktik secara langsung. Metode tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih aktif, menyenangkan, serta mendorong siswa untuk berani mengucapkan kosakata baru.
Sebagai hasil dari proses pembelajaran, para siswa turut membuat "Kamus Mini Bahasa Mandarin" yang berisi kumpulan kosakata lengkap dengan "hanzi", "pinyin" (cara baca), dan arti dalam Bahasa Indonesia.
Kamus mini ini dirancang sebagai media belajar sederhana yang dapat membantu siswa mengingat kembali materi yang telah dipelajari, baik di sekolah maupun di rumah.
Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pembelajaran, Saudari Alma juga menyerahkan satu Kamus Mini Bahasa Mandarin kepada setiap kelas di SD Inpres Lonrong.
"Kamus tersebut diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa sebagai referensi dalam mengenal kosakata dasar Bahasa Mandarin, sehingga manfaat program tetap dapat dirasakan meskipun kegiatan KKNT telah berakhir," ujarnya, Rabu (29/07/26).
Antusiasme siswa terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Mereka aktif mengikuti setiap sesi pembelajaran, bersemangat menjawab pertanyaan, serta berani mempraktikkan pengucapan kosakata Bahasa Mandarin di depan teman-temannya.
Semangat belajar yang ditunjukkan para siswa menjadi bukti bahwa pembelajaran bahasa asing dapat berlangsung secara menyenangkan apabila dikemas dengan metode yang kreatif dan interaktif.
Melalui program kerja individu ini, Alma berharap dapat menumbuhkan minat belajar bahasa asing sejak usia dini, memperluas wawasan siswa terhadap keberagaman bahasa dan budaya, serta memberikan pengalaman belajar yang inovatif dan berkesan.
"Program ini juga menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui kontribusi di bidang pendidikan, sejalan dengan semangat KKNT Universitas Hasanuddin Tematik Pertanian dan Teknologi Tepat Guna dalam mendorong pembangunan desa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia," jelasnya.
Haeril