Pekerja WNA di Kremasi ke Makassar, Serikat Pekerja Meminta Kapolda Sulsel Lakukan Pengawasan Ketat
Maret 17, 2026
MAKASSAR, Foxnesia.com - Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (FSPMI) Sulawesi Selatan, Muh. Sanusi meminta agar Kapolda Sulsel mempertanyakan jenazah-jenazah warga negara asing yang meninggal akibat kecelakaan kerja di Kabupaten Morowali Selawesi Tengah yang dikremasi di Kota Makassar.
Sekertaris DPD FSPMI Sulsel yang akrab disapa Sanusi menjelaskan bahwa dirinya menyaksikan sendiri pada tanggal 5 Maret 2026 ada jenazah warga negara asing yang dilakukan kremasi di tempat kremasi di daerah Antang, Jenazah tersebut diduga dibawa oleh seseorang yang mengaku sebagai perwakilan dari perusahaan Outsorcing (Perusahan Penyedia Tenaga Kerja) dari PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Pekerja tersebut meninggal akibat kecelakaan kerja dan perwakilan dari perusahaan outsorcing tersebut juga sudah beberapa kali mengantarkan jenazah WNA ke tempat kremasi tersebut.
"Kami meminta kepada Kapolda Sulsel untuk melakukan pendalaman terkait proses kremasi tersebut karena pada saat kami bertanya kepada penanggung jawab yang membawa jenazah WNA tersebut dokumen yang dibawa yang di ketahui hanya paspor WNA dan surat keterangan dari RSUD Morowali sedangkan menurut kami dokumen tersebut tidak cukup hanya Paspor," ujarnya, Selasa (17/03/26).
"Diperlukan Surat Kematian resmi, laporan kepolisian (karena kecelakaan kerja), izin dari kedutaan besar negara asal, serta dokumen dari Dinas Kesehatan dan otoritas pelabuhan/bandara jika jenazah dipindahkan antar wilayah," sambungnya.
Lebih lanjut, Sanusi menyampaikan bahwa dirinya akan menggelar konsolidasi besar-besaran.
"Jika Kapolda Sulsel Bapak Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro tidak mengindahkan hal ini kami akan mengagendakan konsolidasi besar-besaran menjelang Hari Buruh 1 Mei 2026, untuk menyikapi hal ini," terangnya.
Haeril