Ukir Prestasi Nasional, Desa Kajaolaliddong Bone dan UKM KPI Unhas Sabet Dua Gelar Terbaik 1 Abdidaya Ormawa 2026
November 01, 2026
MAKASSAR, Foxnesia.com – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, bersama Tim PPK Ormawa Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin sukses meraih dua penghargaan Terbaik 1 dalam ajang Anugerah Abdidaya Ormawa Nasional 2026 di Universitas Muslim Indonesia Makassar.
Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa dalam membangun program pemberdayaan yang memiliki dampak serta keberlanjutan.
Dua penghargaan yang berhasil diraih meliputi kategori Mitra Keberlanjutan Paling Partisipatif untuk Desa Kajaolaliddong dan kategori Tim dengan Realisasi Kemitraan Terkuat untuk Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas.
Raihan tersebut menjadi pencapaian istimewa karena kedua kategori mengapresiasi aspek penting dalam keberhasilan program, yakni keterlibatan masyarakat dan kekuatan jaringan kemitraan.
Keberhasilan Desa Kajaolaliddong memperoleh predikat Mitra Keberlanjutan Paling Partisipatif tidak terlepas dari keterlibatan warganya dalam setiap tahapan program.
Pemerintah desa, kelompok tani, hingga pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Lamellong mengambil peran aktif mulai dari penyusunan rencana, pelaksanaan kegiatan, hingga upaya mempertahankan hasil program.
Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat telah menjadi bagian utama dalam menggerakkan keberlanjutan program, bukan hanya sebagai penerima manfaat.
Di sisi lain, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas berhasil memperoleh predikat Terbaik 1 kategori Tim dengan Realisasi Kemitraan Terkuat. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan tim membangun dan merealisasikan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sejumlah mitra yang terlibat meliputi Dinas SDABK, Dinas TPHP, Dinas Sosial, pemerintah Kecamatan Barebbo, serta pihak swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dukungan lintas sektor tersebut menjadi kekuatan dalam menunjang pelaksanaan program sekaligus memperluas peluang keberlanjutannya.
Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian dua penghargaan tertinggi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil perjuangan dan kerja sama seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama program berlangsung.
"Prestasi tersebut sekaligus melanjutkan rekam jejak UKM KPI Unhas yang berhasil mempertahankan konsistensi selama tiga tahun berturut-turut dalam ajang Abdidaya Ormawa Nasional," ujarnya, Minggu (01/11/26).
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan yang diperoleh bukan hanya milik mahasiswa, melainkan hasil kerja bersama masyarakat Desa Kajaolaliddong. Tingginya partisipasi warga menjadi salah satu faktor yang memperkuat pelaksanaan program dan memastikan berbagai kegiatan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dosen pendamping, Muh. Adnan Kasogi menjelaskan bahwa keberhasilan memperoleh dua penghargaan tersebut menunjukkan pentingnya hubungan kemitraan dalam menjalankan program pemberdayaan.
Menurutnya, inovasi yang dikembangkan melalui perguruan tinggi membutuhkan dukungan masyarakat dan berbagai lembaga agar dapat diterapkan secara optimal serta dipertahankan manfaatnya.
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak hanya bertumpu pada gagasan dan teknologi yang diperkenalkan mahasiswa, tetapi juga pada keterlibatan seluruh mitra dalam mengembangkan program. Sinergi tersebut menjadi dasar agar hasil kegiatan dapat terus dimanfaatkan meskipun masa pendampingan telah selesai.
Sementara itu, Kepala Desa Kajaolaliddong, Muh. Yunus, yang turut menghadiri penerimaan penghargaan, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.
Ia menganggap keberhasilan ini sebagai momen berharga bagi masyarakat Desa Kajaolaliddong sekaligus pengakuan bahwa desa di Kabupaten Bone memiliki potensi untuk berprestasi dan memberikan kontribusi di tingkat nasional.
"Pemerintah desa bersama masyarakat berkomitmen untuk menjaga hasil kerja sama yang telah dibangun bersama mahasiswa Unhas. Penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program dan mempertahankan manfaatnya bagi masyarakat, khususnya para petani," ungkapnya.
Perolehan dua gelar Terbaik 1 ini memperlihatkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur melalui inovasi yang dihasilkan, tetapi juga dari kuatnya partisipasi masyarakat dan kemitraan yang berhasil diwujudkan.
Kolaborasi antara UKM KPI Unhas dan Desa Kajaolaliddong menjadi gambaran bahwa sinergi perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat mampu menghasilkan prestasi sekaligus mendorong perubahan positif di tingkat desa.
Bagi Kabupaten Bone, pencapaian ini menjadi kebanggaan sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah melalui keberhasilan masyarakatnya.
Desa Kajaolaliddong telah menunjukkan bahwa desa mampu mengambil peran penting dalam pembangunan melalui inovasi, kolaborasi, dan semangat gotong royong.
Dua penghargaan nasional tersebut menjadi bukti bahwa kerja bersama dari tingkat desa dapat melahirkan prestasi yang membanggakan sekaligus membawa nama Bone semakin dikenal di tingkat nasional.
Haeril