Dua Tahun Prabowo, George Edwin: Capaian Pemerintah Harus Semakin Dirasakan Rakyat
Oktober 22, 2026
JAKARTA, Foxnesia.com - Sekretaris Jenderal Setia Prabowo, George Edwin Sugiharto, menilai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keberpihakan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Ia berharap pencapaian tersebut dilanjutkan dengan peningkatan mutu pelayanan, pemerataan penerima manfaat, dan penguatan ekonomi keluarga.
“Dua tahun pertama menunjukkan kesungguhan pemerintah memperluas pelayanan kepada masyarakat. Tugas berikutnya adalah memastikan setiap program berjalan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” ujar George.
Laporan Sekretariat Kabinet pada 20 Oktober 2026 menyebut Program Makan Bergizi Gratis menjangkau 62 juta penerima manfaat. Pemerintah juga melaporkan kehadiran 265 Sekolah Rakyat, rekomendasi 30 ribu sekolah, serta 43 ribu anak jalanan kembali bersekolah.
George menilai program tersebut membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh asupan bergizi dan pendidikan yang layak.
“Orang tua perlu mendapat kepastian bahwa makanan yang diberikan kepada anak melalui program MBG aman dikonsumsi, bergizi, dan tersedia secara teratur. Pelaksanaannya juga perlu melibatkan petani serta pelaku usaha lokal agar manfaat ekonominya ikut dirasakan masyarakat sekitar,” katanya.
Ia menyoroti kajian Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang melaporkan hubungan penerimaan MBG dengan kehadiran dan semangat belajar siswa.
Catatan DEN mengenai receiver yang masih lebih aktif di perkotaan, menurutnya, perlu menjadi dasar untuk mempercepat pemerataan layanan.
“Anak-anak di desa dan daerah terpencil harus mendapat perhatian yang sama. Pemerintah perlu mendahulukan perluasan layanan ke wilayah yang paling membutuhkan,” tuturnya.
Di sektor kesehatan dan perumahan, pemerintah melaporkan 108 juta layanan Cek Kesehatan Gratis, pembangunan 22 rumah sakit, serta perbaikan 400 ribu rumah.
Menurut George, pemeriksaan kesehatan harus diikuti dengan pelayanan lanjutan bagi warga yang membutuhkan pengobatan.
"Setelah diperiksa dan diketahui sakitnya, masyarakat harus mendapat penjelasan tentang tempat berobat, proses referensi, dan pembiayaannya. Kepastian seperti ini sangat berarti bagi keluarga yang penghasilannya terbatas," ujarnya.
Di bidang ekonomi, pemerintah melaporkan realisasi investasi sebesar Rp3.923,2 triliun dengan penyerapan sekitar 5,49 juta tenaga kerja sepanjang Triwulan IV 2024 hingga Triwulan III 2026. Sebanyak 51,8 persen investasi berada di luar Jawa.
George berharap pemerataan investasi memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat setempat dan membuka peluang usaha bagi UMKM.
“Investasi harus membantu masyarakat memperoleh pekerjaan dengan penghasilan yang layak. Usaha kecil juga perlu diberi kesempatan menjadi pemasok agar kegiatan ekonomi di sekitar proyek ikut berkembang,” katanya.
Ia turut mengapresiasi laporan pemerintah mengenai swasembada delapan komoditas pangan dan cadangan pangan 5,2 juta ton. Namun, kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan perlu diantisipasi karena dapat mengganggu produksi, distribusi, dan kesehatan masyarakat.
“Ketahanan pangan harus terasa melalui pasokan yang tersedia, harga yang terjangkau, dan pendapatan petani yang membaik. Perlindungan sumber air serta pencegahan kebakaran menjadi bagian penting untuk menjaga hasil pembangunan,” tuturnya.
George menegaskan organisasi pendukung pemerintah perlu ikut menyampaikan keluhan warga dan mengawal penyelesaiannya.
“Mendukung Presiden berarti ikut memastikan program berjalan sesuai tujuan. Capaian kita apresiasi, persoalan di lapangan kita sampaikan, dan perbaikannya kita kawal,” pungkasnya.
Par