FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat, Begini Cara Polres Sinjai Menghadapinya


SINJAI, Foxnesia.com -  Kepolisian Resor Sinjai menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya situasi darurat dan peningkatan eskalasi di wilayah perkotaan.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Sinjai dan dipimpin langsung oleh Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik., MH. Simulasi melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi Polres Sinja, Rabu (2/9/26).

Dalam kegiatan, personel tampak mengikuti setiap tahapan dengan penuh keseriusan. Berbagai skenario diperagakan untuk menguji kemampuan personel dalam mengambil tindakan secara cepat, tepat, terukur, dan tetap mengedepankan profesionalisme serta pendekatan humanis.

Dalam simulasi tersebut, skenario yang diperagakan berupa aksi unjuk rasa yang diasumsikan berlangsung di kawasan traffic light Jalan Bhayangkara. Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemerhati Hukum Sinjai menyampaikan tuntutan terkait penolakan terhadap tindakan represif kepolisian saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah Sinjai.

Menghadapi situasi tersebut, personel Polres Sinjai melakukan tahapan pengamanan sesuai prosedur. Personel terlebih dahulu membangun komunikasi dengan massa melalui tim negosiator dan mengedepankan langkah-langkah persuasif guna mencegah terjadinya peningkatan eskalasi.

Namun, ketika situasi dalam skenario berkembang, personel Dalmas kemudian melakukan tindakan pengendalian secara tegas dan terukur sesuai tahapan yang telah ditentukan. Sejumlah perlengkapan pengendalian massa, termasuk tameng, turut digunakan sebagai bagian dari latihan kesiapan personel.

Setelah serangkaian tindakan pengamanan dilakukan, situasi akhirnya berhasil dikendalikan. Tim medis kemudian diterjunkan untuk melakukan penyisiran serta memberikan penanganan terhadap petugas maupun massa yang dalam skenario tersebut mengalami cedera.

Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik., MH mengatakan, simulasi Sispamkota tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai cara bertindak ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.

“Dengan kegiatan simulasi Sispamkota ini, diharapkan personel yang diterjunkan mendapatkan gambaran dalam melakukan pengamanan pada situasi-situasi tertentu, sehingga mengetahui cara bertindak,” ujarnya.

Ia menegaskan, simulasi tersebut merupakan bagian dari langkah antisipasi yang dilakukan kepolisian meskipun seluruh pihak berharap situasi seperti yang disimulasikan tidak benar-benar terjadi.

“Kita semua berharap kejadian yang tergambar pada latihan ini semoga tidak terjadi. Saat ini kita terus melakukan upaya-upaya preemtif dan preventif. Namun demikian, kita tidak boleh underestimate untuk tidak bersiap dengan segala kemungkinan buruk yang mungkin terjadi,” ucapnya.

Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi hal penting bagi setiap personel, terutama dalam menghadapi situasi yang sewaktu-waktu dapat berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap personel siap menghadapi situasi di lapangan dengan cara yang profesional, namun tetap mengedepankan sisi humanis. Kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi penyejuk di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dalam latihan tersebut, personel juga diuji dalam hal koordinasi, komunikasi, pengendalian massa, hingga penanganan terhadap korban. Tahapan simulasi dimulai dari kondisi massa yang masih tertib hingga situasi yang mengalami peningkatan eskalasi dan membutuhkan tindakan pengamanan lebih lanjut.

Polres Sinjai menegaskan bahwa penggunaan kekuatan dalam setiap penanganan situasi harus dilakukan secara terukur dan sesuai tahapan. Komunikasi, negosiasi, serta pendekatan persuasif tetap menjadi langkah utama untuk mencegah terjadinya eskalasi yang lebih besar.

Melalui simulasi Sispamkota ini, Polres Sinjai berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan, kesiapsiagaan, dan koordinasi seluruh personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kesiapan Polres Sinjai dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Polri tidak hanya dituntut hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu bertindak profesional, humanis, serta responsif dalam setiap situasi.

Par