FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

ECO Huffadz Garden : Transformasi Sampah Organik Menjadi Kompos dan Kebun Mini Cerdas Berbasis QR Code


GOWA, Foxnesia.com — Tim Projek Kepemimpinan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Bosowa melaksanakan kegiatan Eco Huffadz Garden: Transformasi Sampah Organik Menjadi Kompos dan Kebun Mini Cerdas Berbasis QR Code di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Daarul Huffadz Gowa, Sabtu (29/08/26).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong kemandirian dan ketahanan pangan di lingkungan pondok pesantren.

Kegiatan Eco Huffadz Garden mengintegrasikan beberapa kegiatan utama, yaitu pengelolaan sampah organik, praktik pengomposan, budidaya tanaman skala sederhana, serta pemanfaatan teknologi informasi melalui QR Code. 

Melalui kegiatan tersebut, sampah organik yang sebelumnya belum dimanfaatkan diarahkan untuk diolah menjadi kompos yang dapat digunakan sebagai media pendukung pertumbuhan tanaman di kebun mini.

Ketua Tim Projek Kepemimpinan, Fina Melani Putri, memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan. 

Menurutnya, kegiatan Eco Huffadz Garden tidak hanya menjadi kegiatan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian peserta terhadap lingkungan.

“Kami sangat bersyukur kegiatan Eco Huffadz Garden dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi tim untuk belajar memimpin, bekerja sama, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi mitra. Kami berharap program ini dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan Pondok Pesantren Daarul Huffadz Gowa,” ujar Fina Melani Putri selaku Ketua Tim.

Pelaksanaan kegiatan juga mendapatkan respons positif dari pihak mitra Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Daarul Huffadz Gowa. 

Pihak mitra menyambut baik adanya kegiatan yang mengajak warga pondok untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah organik dan pemanfaatan lahan melalui kebun mini. 

Program ini dinilai memiliki manfaat edukatif karena dapat menjadi contoh praktik sederhana yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan pondok.

Selain memperoleh dukungan dari mitra, kegiatan ini juga mendapat respons positif dari dosen pembimbing, Soma Salim S., S.Pd., M.Sc., M.Phil. Dosen pembimbing memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang menggabungkan unsur kepemimpinan, lingkungan, pendidikan, dan teknologi. 

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada tahap pelaksanaan awal, tetapi dapat dilanjutkan melalui pemeliharaan kebun, pengelolaan kompos, serta pemanfaatan QR Code sebagai sumber informasi bagi warga pondok.

Kegiatan Eco Huffadz Garden menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan yang lebih bersih, produktif, edukatif, dan berkelanjutan. 

Pemanfaatan sampah organik menjadi kompos dan pengembangan kebun mini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada warga pondok mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Projek Kepemimpinan PPG Universitas Bosowa berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan selama periode pelaksanaan program. 

Dengan kolaborasi antara tim, mitra, dan dosen pembimbing, Eco Huffadz Garden diharapkan dapat menjadi praktik baik dalam pengelolaan lingkungan dan pengembangan kemandirian pangan di lingkungan pondok pesantren.

Eco Huffadz Garden
“Dari Sampah Menjadi Berkah, dari Kebun Menjadi Ketahanan Pangan.”

Haeril