LPM Penalaran UNM Gelar Outing Class di Kalla Land dan Property serta PPBM Kalla Institute
September 12, 2026
MAKASSAR, Foxnesia.com — Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar agenda Outing Class sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Training of Trainers (ToT) 2026.
Sebagai bentuk pendalaman materi dan perluasan wawasan lapangan, para calon fasilitator mengawali kunjungan studi ke Kalla Land & Property serta Pusat Pengembangan Bisnis dan Manajemen (PPBM) - Kalla Institute yang berlokasi di Bikin-Bikin Creative Hub, Nipah Park.
Pelaksanaan Outing Class di ke Kalla Land & Property serta PPBM - Kalla Institute ini dirancang selaras dengan tema utama ToT 2026, yaitu “Teliti Menyiapkan, Cermat Memfasilitasi: Membangun Fasilitator Penalaran yang Berkualitas”.
Agenda ini bertujuan membekali para peserta dengan pemahaman mendalam mengenai lingkungan kerja profesional, etika kerja, manajemen kepemimpinan, serta pengembangan kultur kerja yang efektif untuk meningkatkan kapasitas fasilitator.
Dalam kunjungan studi ini, para peserta mendapatkan wawasan langsung melalui pemaparan materi serta tanggapan peserta.
HCBP Manager Kalla Land & Property, Muh. Agus Prianto M, menekankan pentingnya growth mindset.
“Untuk menjadi orang yang sukses, kita harus memiliki tiga elemen utama: Key Performance Indicators (KPI) atau goals, strategi untuk mencapai sasaran tersebut, serta behavior (perilaku) yang mendukung,” ujar Agus, Sabtu (12/09/26).
Ia menambahkan, “Fokuslah untuk memberikan yang terbaik, bukan fokus menjadi yang terbaik. Sebab, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya," tambahnya.
Selanjutnya, Operation Head PPBM - Kalla Institute, Tri Suci Gita Wahyuni Suryo, turut memaparkan pentingnya kesiapan seorang trainer.
“Sebelum pelatihan benar-benar disalurkan ke sasaran, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Prosesnya dimulai dari mengidentifikasi kebutuhan klien, menggali akar masalahnya, lalu mendesain program sedemikian rupa agar sesuai dengan kebutuhan sasaran, hingga akhirnya siap di-delivery,” jelas Suci.
Penjelasan ini memberi kesan mendalam bagi peserta ToT 2026, Muhammad Ammar Latif, turut membagikan pandangannya mengenai nilai-nilai kerja keras dan profesionalisme yang didapatkan selama penerimaan materi dari Kalla Land & Property serta PPBM - Kalla Institute.
“Segala sesuatu yang dikerjakan harus punya tujuan dan perlu usaha yang konsisten, yang terpenting kita harus bisa juga punya rasa inisiatif dan memiliki kultur baik dalam pekerjaan,” ungkap Ammar.
Peserta lainnya, Hardiansyah Rasyid, turut menegaskan pentingnya menjaga mindset dan pola pikir dalam menjalani proses pembelajaran serta dunia kerja.
“Pikiran kita akan menjadi takdir kita,” ujar Hardiansyah.
Selama agenda berlangsung, para peserta menerima secara rinci dua pemaparan materi utama yang interaktif mengenai alur kerja dan persiapan pelatihan.
Data pemaparan tersebut mencakup tiga elemen utama kesuksesan (KPI/goals, strategi, dan behavior), pentingnya learning mindset, hingga tahapan teknis desain program pelatihan mulai dari identifikasi kebutuhan klien, penggalian akar masalah, perancangan modul, hingga tahap penyerahan (delivery).
Usai menyelesaikan agenda di Kalla Land & Property serta PPBM - Kalla Institute, para peserta Outing Class ToT 2026 akan melanjutkan rangkaian kegiatan di Kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan di Kompleks Permata Hijau Lestari.
Melalui seluruh pemaparan materi dan diskusi interaktif tersebut, kegiatan Outing Class ini berhasil memperkaya keilmuan serta memperluas wawasan para peserta ToT 2026.
Hasil dari kunjungan ini membentuk calon fasilitator LPM Penalaran UNM yang lebih kritis, cermat, profesional, dan berintegritas, serta siap menerapkan nilai-nilai profesionalisme baik di lingkungan akademis maupun dunia kerja.
Haeril