FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Civitas Academica UINAM Ukir Prestasi Nasional di IKN, Duduki Posisi Strategis Pengurus PERWAKAMA PTKIN Periode 2026–2030


KALIMANTAN, Foxnesia.com — Sejarah baru dicatatkan oleh para pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia melalui deklarasi pembentukan organisasi nasional di jantung ibu kota baru. 

Bertempat di Ibukota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia secara resmi memproklamasikan berdirinya Perkumpulan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia (PERWAKAMA PTKIN).

Momentum bersejarah tersebut sekaligus menjadi panggung pembuktian kepemimpinan akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. 

Jajaran Wakil Dekan III (Wadek III) dari kampus peradaban tersebut berhasil menduduki berbagai posisi kunci dan strategis dalam jajaran Kepengurusan Pusat PERWAKAMA PTKIN Periode 2026–2030. 

Berdasarkan naskah deklarasi yang disepakati, pembentukan perkumpulan ini didasari oleh semangat bersama untuk membangun ekosistem PTKIN yang unggul, inklusif, kolaboratif, serta berdaya saing global. 

Pemilihan IKN sebagai lokasi penetapan deklarasi memiliki makna simbolis sebagai wujud semangat masa depan Indonesia, keberlanjutan, persatuan, dan sinergi antardaerah. 

Dalam struktur kepengurusan nasional yang dibentuk, posisi puncak Ketua Umum dipercayakan kepada Prof. Dr. H. Lukman Hakim. Kepercayaan besar juga diberikan kepada UIN Alauddin Makassar dengan terpilihnya Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dr. Ir. Ar. Zulkarnain AS, sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen). 

Sementara itu, posisi strategis Bendahara Umum diamanahkan kepada Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Hj. Rahmatiah HL.

Peran aktif dan kepemimpinan delegasi UIN Alauddin Makassar semakin kuat dengan masuknya sejumlah Wadek III di jajaran pengurus harian dan ketua bidang. Diantaranya adalah Syahrir Karim, (Wadek III FUF) sebagai Wakil Sekretaris III, Dr. Patima, (Wadek III FKIK) sebagai Wakil Bendahara III, Dr. Baso Pallawagau, (Wadek III FAH) sebagai Ketua Bidang Penalaran, Minat, dan Bakat, serta Dr. Hasbiullah (Wadek III FEBI) sebagai Ketua Bidang Kerja Sama dan Alumni. 

Capaian ini mempertegas komitmen serta posisi tawar UIN Alauddin Makassar dalam memelopori integrasi tata kelola kemahasiswaan, pemberdayaan alumni, dan perluasan kemitraan di tingkat nasional. 

Terpilihnya jajaran pimpinan ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi penguatan kapasitas mahasiswa dan alumni PTKIN di seluruh Indonesia. 

Sekretaris Jenderal PERWAKAMA PTKIN terpilih, Dr. Ir. Ar. Zulkarnain AS, menegaskan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab besar untuk mengawal visi transformasi perguruan tinggi keagamaan Islam secara berkelanjutan. 

Ia menyampaikan bahwa pembentukan wadah ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar-PTKIN agar mampu merespons tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat. 

"Melalui sembilan komitmen utama yang tertuang dalam deklarasi, PERWAKAMA PTKIN akan berfokus pada penguatan karakter dan kewirausahaan mahasiswa, optimalisasi peran alumni, peningkatan kerja sama strategis lintas sektor, serta penanaman nilai-nilai moderasi beragama," ujarnya, Minggu (27/09/26).

Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, wadah ini siap menjadi mitra strategis Kementerian Agama dan pimpinan perguruan tinggi dalam melahirkan inovasi serta program berdampak bagi kemajuan bangsa.

Haeril