350 Liter Ballo Diamankan, Polresta Gowa Bongkar Dugaan Peredaran Miras di Parangloe
September 23, 2026
GOWA, Foxnesia.com - Peredaran minuman keras jenis Ballo kembali menjadi perhatian jajaran Polresta Gowa. Menindaklanjuti informasi dari masyarakat, personel Satuan Samapta Polresta Gowa berhasil mengamankan ratusan liter Ballo yang diduga akan mati di sejumlah wilayah.
Pengungkapan tersebut dilakukan Unit Tipiring Satsamapta bersama Unit Patroli Perintis Presisi Polresta Gowa pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 01.30 Wita di Jalan Malino, Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial A (43), warga Belabori, Desa Belabori, Kecamatan Parangloe. Dari lokasi, polisi juga mengamankan lima drum plastik berisi sekitar 350 liter minuman keras jenis Ballo.
Barang bukti tersebut selanjutnya diangkut menggunakan mobil pikap Mega Carry AVF bernomor polisi DD 3581 DZ dan dibawa ke Mapolresta Gowa untuk kepentingan proses hukum.
Pengungkapan bermula ketika polisi menerima informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas jual beli Ballo tanpa izin. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh personel dengan mendatangi lokasi yang telah diinformasikan.
Dipimpin Aipda Andi Firman bersama Bripka Murfad, petugas melakukan pemeriksaan dan berhasil menemukan barang bukti Ballo dalam jumlah cukup besar.
Hasil pemeriksaan awal terhadap pelaku tak terduga mengungkap bahwa minuman keras tersebut diperoleh dari Kampung Kassi, Desa Bontokassi, Kecamatan Parangloe. Ballo tersebut diduga akan dipasarkan ke Kampung Rama, Kota Makassar, dan wilayah Moncongloe, Kabupaten Maros.
Terduga pelaku mengakui perbuatannya. Aktivitas tersebut diduga dilakukan dengan motif ekonomi untuk memperoleh keuntungan dari hasil penjualan minuman keras.
Kasat Samapta Polresta Gowa AKP Cahyadi, SH, MH, mengatakan penyebaran tersebut merupakan bentuk respon cepat kepolisian terhadap informasi yang disampaikan masyarakat.
“Informasi masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan pencegahan dan penindakan terhadap peredaran minuman keras. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti, terutama apabila berpotensi mengganggu keamanan dan transaksi masyarakat,” ujar AKP Cahyadi.
Ia menambahkan, jajaran Samapta Polresta Gowa akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan penertiban sebagai langkah preventif sekaligus penegakan hukum terhadap aktivitas peredaran minuman keras yang tidak sesuai ketentuan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menjual maupun mengedarkan minuman keras tanpa izin. Kami juga mengajak segera melaporkan masyarakat jika mengetahui adanya aktivitas serupa di lingkungannya,” lanjutnya.
Saat ini tiba-tiba pelaku bersama barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku yang tidak terduga disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Gowa Nomor 50 Tahun 2001.
Pengungkapan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kepolisian tidak hanya mengandalkan kegiatan patroli, tetapi juga mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Gowa.
Par