Tingkatkan Layanan, Lazismu Maros Kunjungi PCM Setiabudi Pamulang
Juli 02, 2026
PAMULANG, Foxnesia.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat tata kelola kelembagaan, Lazismu Kabupaten Maros melakukan kunjungan silaturahmi dan studi kelembagaan ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Setiabudi Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (01/07/26).
Kegiatan tersebut berlangsung di Perguruan Muhammadiyah Setiabudi Pamulang dan dihadiri oleh Ketua PCM Setiabudi Pamulang beserta jajaran pengurus cabang serta para kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Kunjungan ini menjadi bagian dari ikhtiar Lazismu Maros dalam mempelajari praktik-praktik baik pengelolaan organisasi yang dapat diadaptasi untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan sinergi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis dibahas, terutama terkait bagaimana membangun hubungan yang harmonis antara AUM dengan majelis dan lembaga Muhammadiyah.
Diskusi berlangsung dinamis dengan saling berbagi pengalaman mengenai pola koordinasi, kolaborasi program, hingga mekanisme penguatan peran masing-masing unsur dalam mendukung gerakan Muhammadiyah.
Manager Lazismu Maros, Muhammad Alwi Alamsyah, menyampaikan bahwa penguatan layanan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pengelolaan program, tetapi juga membutuhkan dukungan ekosistem organisasi yang solid.
“Layanan yang baik lahir dari organisasi yang kuat. Karena itu kami ingin belajar bagaimana membangun sinergi yang efektif antara AUM, majelis, dan lembaga sehingga seluruh potensi yang dimiliki Muhammadiyah dapat bergerak dalam satu arah untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Alwi, pengalaman PCM Setiabudi Pamulang dalam mengelola hubungan antarunsur Persyarikatan menjadi referensi yang berharga bagi Lazismu Maros dalam mengembangkan kelembagaan yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua PCM Setiabudi Pamulang menegaskan bahwa keberhasilan suatu cabang Muhammadiyah sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh unsur untuk bekerja bersama dan saling menguatkan.
“Majelis, lembaga, dan AUM merupakan bagian dari satu gerakan. Ketika komunikasi berjalan baik dan program disusun secara bersama-sama, maka dampak yang dihasilkan akan jauh lebih besar dibandingkan jika masing-masing berjalan sendiri,” katanya.
Selain membahas sinergi kelembagaan, forum juga menyoroti pentingnya penguatan kader di lingkungan majelis, lembaga, dan AUM. Para peserta menilai kaderisasi harus menjadi agenda bersama karena menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan gerakan Muhammadiyah di masa depan.
“Amal usaha tidak hanya berfungsi sebagai unit pelayanan, tetapi juga harus menjadi ruang pembinaan dan kaderisasi. Dari situlah akan lahir generasi penerus yang memiliki kapasitas dan komitmen untuk melanjutkan perjuangan Persyarikatan,” ungkap salah seorang peserta diskusi.
Melalui kunjungan ini, Lazismu Maros berharap dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang telah diterapkan PCM Setiabudi Pamulang, khususnya dalam membangun kolaborasi antarunsur Persyarikatan dan memperkuat kaderisasi.
Pembelajaran tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas layanan, memperluas manfaat program, serta memperkuat peran Lazismu sebagai lembaga filantropi yang profesional, amanah, dan berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi serta kolaborasi dalam mengembangkan gerakan Muhammadiyah yang semakin maju dan berkemajuan.
Haeril