FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Dukung Mitra Fakhruddin, BM PAN SBB Dorong Demokrasi Kongres


MALUKU, Foxnesia.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Mitra Fakhruddin MB untuk maju sebagai calon Ketua Umum BM PAN periode 2026–2031 pada Kongres VII BM PAN yang akan berlangsung di Banten.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepercayaan kader BM PAN SBB terhadap kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta komitmen Mitra Fakhruddin dalam memperkuat eksistensi BM PAN sebagai organisasi sayap Partai Amanat Nasional (PAN) yang menjadi wadah pengkaderan generasi muda.

Ketua DPD BM PAN SBB, Kadim AB, ST, mengatakan bahwa keputusan memberikan dukungan kepada Mitra Fakhruddin bukanlah langkah yang diambil secara tiba-tiba. Menurutnya, dukungan tersebut lahir setelah melihat perjalanan organisasi, rekam jejak kepemimpinan, serta kontribusi yang telah ditunjukkan Mitra Fakhruddin dalam membangun komunikasi dan konsolidasi kader di berbagai daerah.

“Kami menilai Mitra Fakhruddin merupakan figur yang memiliki kemampuan untuk memimpin BM PAN pada periode mendatang. Beliau memahami kebutuhan kader di daerah, memiliki pengalaman organisasi yang baik, dan mempunyai visi yang jelas untuk membawa BM PAN menjadi organisasi yang semakin kuat dan relevan dengan perkembangan zaman,” kata Kadim, Selasa (16/6/2026).

Menurut Kadim, tantangan yang dihadapi organisasi kepemudaan saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, BM PAN membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya mampu menjaga soliditas internal organisasi, tetapi juga dapat membuka ruang yang lebih luas bagi kader muda untuk berpartisipasi dalam pembangunan politik, sosial, dan kemasyarakatan.

Ia menegaskan, kader muda PAN memiliki potensi besar yang harus dikelola dengan baik melalui program-program yang mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas jaringan organisasi, serta memperkuat peran kader dalam menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“BM PAN harus menjadi rumah besar bagi kader muda PAN di seluruh Indonesia. Organisasi ini harus mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami melihat visi tersebut ada pada Mitra Fakhruddin,” ujarnya.

Selain menyatakan dukungan kepada Mitra Fakhruddin, DPD BM PAN SBB juga menyampaikan sikap tegas terkait mekanisme pemilihan Ketua Umum BM PAN dalam Kongres VII mendatang. Sebagai salah satu pemilik hak suara, pihaknya menolak wacana pemilihan secara aklamasi dan mendorong agar proses pemilihan berlangsung secara demokratis melalui kompetisi yang sehat dan terbuka.

Kadim menilai bahwa kongres merupakan forum tertinggi organisasi yang harus menjadi ruang bagi kader untuk menyampaikan aspirasi dan menentukan arah kepemimpinan BM PAN secara demokratis. Oleh sebab itu, setiap kader yang memiliki kapasitas dan memenuhi persyaratan organisasi harus diberikan kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon ketua umum.

Menurutnya, proses demokrasi yang terbuka akan menghasilkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat karena lahir dari pilihan kader, bukan semata-mata melalui kesepakatan elite organisasi.

“Pemimpin besar lahir dari proses, bukan pemberian. Ketika seorang pemimpin terpilih melalui mekanisme yang terbuka dan kompetitif, maka ia akan memiliki legitimasi yang kuat untuk menjalankan roda organisasi dan mengakomodasi aspirasi kader dari seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kadim menuturkan bahwa perbedaan pilihan dalam sebuah kontestasi organisasi merupakan hal yang wajar dan tidak boleh dipandang sebagai ancaman bagi persatuan kader. Sebaliknya, perbedaan tersebut harus dimaknai sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sehat dan menjadi sarana untuk melahirkan gagasan-gagasan terbaik bagi kemajuan organisasi.

Ia berharap seluruh kader BM PAN dapat menjaga suasana kondusif menjelang kongres serta mengedepankan semangat persaudaraan dalam setiap proses yang berlangsung. Menurutnya, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua umum harus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh kader untuk membangun organisasi yang lebih maju.

“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi tujuan kita tetap sama, yakni membesarkan BM PAN dan memperkuat peran kader muda PAN di tengah masyarakat. Karena itu, proses demokrasi harus dijaga agar berjalan dengan baik, jujur, dan penuh tanggung jawab,” katanya.

DPD BM PAN SBB juga berharap Kongres VII BM PAN tidak hanya menjadi agenda pemilihan ketua umum semata, tetapi dapat menjadi momentum evaluasi dan konsolidasi organisasi secara nasional. Forum tersebut dinilai penting untuk merumuskan berbagai program strategis yang mampu menjawab tantangan organisasi di masa depan sekaligus memperkuat posisi BM PAN sebagai wadah kaderisasi generasi muda PAN.

Dengan deklarasi dukungan tersebut, DPD BM PAN Kabupaten Seram Bagian Barat menegaskan komitmennya untuk mengawal jalannya Kongres VII BM PAN secara demokratis dan mendukung lahirnya kepemimpinan yang kuat, visioner, serta mampu membawa organisasi menuju arah yang lebih progresif selama periode 2026–2031. 

Dukungan kepada Mitra Fakhruddin MB pun diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan BM PAN yang semakin solid, modern, dan berpengaruh di tingkat nasional.

Alwi
Tutup Iklan
Hubungi Kami untuk Beriklan