Anggota DPRD Fraksi Demokrat Sentil Pemda, "Kami Tidak ingin Rekomendasi LKPJ Hanya Berakhir di Laci Meja"
Mei 05, 2026
SINJAI, Foxnesia.com - Anggota DPRD Kabupaten Sinjai dari Fraksi Demokrat, Andi Azjumawangsa, melayangkan kritik keras terhadap kondisi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sinjai yang dinilai sedang tidak sehat, Senin (4/5/26).
Hal ini dilontarkan saat rapat paripurna DPRD Sinjai. Ia menyoroti banyaknya jabatan struktural strategis yang dibiarkan kosong atau hanya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) dalam waktu yang lama.
Menurutnya, kepemimpinan yang tidak definitif hanya akan melahirkan kebijakan yang setengah hati dan menghambat efisiensi pelayanan publik.
Ia menegaskan bahwa pemerintahan memerlukan kepastian manajerial agar roda organisasi berjalan maksimal.
"Pemerintahan tidak bisa berjalan maksimal jika nahkodanya tidak definitif. Ini soal kepastian manajerial. Jangan dibiarkan kosong seolah-olah tidak ada kader yang mampu di Sinjai ini," tegasnya.
Sejalan dengan persoalan birokrasi, Andi Azjumawangsa juga membidik kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dianggap stagnan dan minim terobosan.
Ia mendesak Bupati untuk segera melakukan evaluasi total terhadap para kepala dinas yang tidak mampu mengeksekusi program kerja dengan baik.
Baginya, penyerapan anggaran tidak boleh hanya habis untuk urusan rutinitas semata tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menuntut agar pejabat yang "loyo" dan tidak inovatif segera diganti dengan sosok yang memiliki visi kuat demi kepentingan rakyat.
Terakhir, politisi Demokrat ini memberikan peringatan keras agar pemerintah daerah tidak menyepelekan rekomendasi yang telah dikeluarkan DPRD melalui Pansus LKPJ 2025.
"Kami tidak ingin rekomendasi LKPJ ini hanya berakhir di laci meja dan jadi tumpukan kertas tak bermakna. Pemerintah harus menindaklanjuti secara nyata. Ini rapor merah yang harus segera diperbaiki!" pungkasnya.
Ia menekankan bahwa pemerintah wajib menindaklanjuti "rapor merah" tersebut secara nyata agar rekomendasi tersebut tidak berakhir menjadi tumpukan kertas tak bermakna di dalam laci meja kerja.
Ril