Tekankan Perencanaan Kolaboratif dan Strategis, FIS-H UNM Awali Penyusunan Target PNBP dan RKA 2027
April 04, 2026
MAKASSAR, Foxnesia.com — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar resmi memulai kegiatan “Penyusunan Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun 2027”, Jumat (03/04/26).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam merancang arah kebijakan keuangan fakultas yang lebih terukur, adaptif, dan berbasis kinerja untuk tahun anggaran mendatang.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara langsung oleh Dekan FIS-H UNM, Dr. H. Supriadi Torro dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun perencanaan anggaran yang tidak hanya administratif, tetapi juga strategis dan visioner.
Ia menekankan bahwa proses penyusunan target PNBP dan RKA harus mampu menjawab tantangan institusi di tengah dinamika perkembangan pendidikan tinggi.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menyusun perencanaan yang lebih terarah, berbasis data, dan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan akademik maupun non-akademik. Setiap unit diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam mengidentifikasi potensi dan kebutuhan yang relevan,” ungkapnya.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, hingga Minggu, 5 April 2026, dengan melibatkan sebanyak 50 peserta dari berbagai unsur strategis di lingkungan fakultas.
Peserta terdiri atas pimpinan fakultas, mulai dari Dekan dan Wakil Dekan I–III, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Kepala Laboratorium Fakultas dan Program Studi, Koordinator Program Studi jenjang S1 hingga S3, Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Universitas, serta tim dari bidang keuangan, akademik, dan kepegawaian.
Ketua panitia pelaksana, Dr. Mustaring dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai forum kolaboratif untuk menyelaraskan kebutuhan setiap unit kerja dengan arah kebijakan fakultas dan universitas.
Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif seluruh peserta menjadi kunci utama dalam menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif dan implementatif.
“Hari pertama ini difokuskan pada penyamaan persepsi terkait kebijakan penyusunan anggaran, sekaligus pemetaan awal potensi PNBP di setiap unit. Dengan demikian, proses selanjutnya dapat berjalan lebih terarah dan efektif,” jelasnya.
Pada sesi awal kegiatan, peserta mengikuti pemaparan mengenai kebijakan umum penyusunan RKA serta strategi optimalisasi PNBP.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan dan masukan dari peserta yang mencerminkan beragam perspektif berdasarkan bidang kerja masing-masing.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi awal terhadap pelaksanaan anggaran tahun sebelumnya.
Beberapa isu strategis mulai diidentifikasi sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana kerja ke depan, termasuk efisiensi anggaran, peningkatan kualitas program, serta penguatan sinergi antarunit.
Suasana pembukaan berlangsung penuh semangat dan antusiasme, mencerminkan komitmen kuat seluruh peserta dalam mendukung pengelolaan keuangan fakultas yang lebih baik.
Diharapkan, melalui proses yang sistematis dan partisipatif ini, FIS-H UNM mampu menghasilkan perencanaan anggaran yang tidak hanya sesuai dengan regulasi, tetapi juga mampu mendorong pencapaian target kinerja secara optimal.
Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan sesi-sesi teknis dan pendalaman materi pada hari berikutnya, yang berfokus pada penyusunan detail program kerja dan alokasi anggaran.
Hasil akhir dari rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi implementasi program fakultas di tahun 2027 yang lebih efektif, efisien, dan berdampak luas.
Haeril