Hadiri Rakornas Antisipasi Kekeringan Ekstrem, Bupati Sinjai : Perkuat Mitigasi dan Koordinasi Terpadu Lintas Sektor
April 21, 2026
JAKARTA, Foxnesia.com - Bupati Sinjai, Dra Hj Ratnawati Arif, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau Tahun 2026.
Rakornas berlangsung di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, diikuti oleh para kepala daerah seluruh Indonesia, Senin (20/7/2025)
Usai menghadiri rakornas, Bupati Ratnawati mengatakan pemerintah daerah sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah pusat.
Pasalnya, melalui rakornas kali ini difokuskan pada langkah antisipasi menghadapi musim kemarau. Selain itu Rakornas ini juga untuk menyaksikan prediksi kekeringan ekstrem tahun 2026 oleh BMKG yang akan berdampak terhadap hasil pertanian termasuk di Kabupaten Sinjai.
“Prediksi deterministik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim kemarau tahun ini dikhawatirkan durasinya lebih panjang dan tentunya tingkat kekeringan pun di atas normal. Inilah yang kemudian kita jadikan acuan untuk memperkuat mitigasi dan koordinasi terpadu lintas sektor dalam mencegah terjadinya dampak kemarau panjang tersebut,” ujar Ratnawati di redaman Kepala Dinas Pertanian, Kamaruddin.
Diketahui bahwa data luas panen padi di Kabupaten Sinjai mencapai 22.436 Ha pada tahun 2024, dengan total potensi lahan pertanian mencapai sekitar 23.000 hektar. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Sinjai menegaskan untuk mengantisipasi hal itu. Ada beberapa langkah strategi yang akan dipersiapkan terutama fokus pada pendampingan petani, menjaga produksi dan yang utama sekali bagaimana penguatan infrastruktur irigasi yang memadai.
"Upaya lain tentunya tak kalah penting dalam melakukan pemerintah daerah adalah
koordinasi lintas sektor, termasuk dengan kementerian atau lembaga terkait. Hal ini guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak kemarau jangka panjang yang bisa melanda Kabupaten Sinjai," harapnya
Par