Dukung Instruksi Wali Kota Makassar, Kecamatan Tallo Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah
April 12, 2026
MAKASSAR, Foxnesia.com – Pemerintah Kecamatan Tallo menyatakan kesiapan penuh mendukung kebijakan transformasi pengelolaan sampah yang dicanangkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Hal ini disampaikan Camat Tallo, Andi Husni usai menghadiri Rapat Evaluasi Kinerja Pengelolaan Sampah Kota Makassar di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar, Jumat (10/4/2026).
Rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Makassar tersebut mengerahkan seluruh camat se-Kota Makassar untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem persampahan.
Fokus utama adalah mengubah metode pengelolaan di TPA Antang dari open dumping (penimbunan terbuka) menjadi sanitary landfill (tempat pembuangan akhir yang aman dan terkendali).
“Perubahan ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga transformasi cara pandang—dari sekadar membuang sampah menjadi mengelola sampah secara berkelanjutan, dari hulu hingga hilir,” tegas Munafri Arifuddin dalam arahannya.
Wali Kota juga mendorong seluruh wilayah untuk berperan aktif dalam pemilahan sampah sejak dari sumbernya, serta penguatan sistem pengelolaan di tingkat TPA.
Menurutnya, konsistensi dan kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci mewujudkan lingkungan Makassar yang lebih bersih, tertib, dan layak bagi masyarakat.
Menanggapi kebijakan tersebut, Camat Tallo, Andi Husni, menyatakan kesiapan penuh jajarannya.
“Pemerintah Kecamatan Tallo akan memperkuat koordinasi di tingkat wilayah dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih baik. Kami siap bergerak dari hulu, memastikan warga memilah sampah, hingga memastikan sistem berjalan terintegrasi,” ujar Andi Husni.
Diketahui, Pemerintah Kota Makassar optimistis target lingkungan bersih dan berkelanjutan dapat tercapai melalui langkah nyata dan kolaborasi lintas sektor.
Dukungan penuh dari seluruh kecamatan, termasuk Tallo, menjadi modal penting dalam mewujudkan visi tersebut.
Harapan ke depan, masyarakat dapat menikmati lingkungan sehat sekaligus terbukanya peluang ekonomi dari pengelolaan sampah berbasis daur ulang dan teknologi ramah lingkungan.
Ichal