Produk UMKM Sinjai Menarik Perhatian, Staf Ahli Dekranasda Sulsel Kagumi Kerajinan Daun Lontara
November 21, 2025
MAKASSAR, Foxnesia.com - Produk-produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari Kabupaten Sinjai kembali menarik perhatian pengunjung dan menunjukkan potensi besar kerajinan lokal daerah tersebut.
Puncak perhatian terjadi ketika stand Kabupaten Sinjai mendapat kunjungan istimewa dari Hj. Hamsiah Iksan, Staf Ahli Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (21/11/2025).
Hj. Hamsiah Iksan, yang juga dikenal sebagai istri dari H. Iksan Iskandar, Bupati Jeneponto periode 2013-2023, secara langsung menunjukkan ketertarikannya pada produk lokal Sinjai.
Ia bahkan membeli tas rajutan unik yang terbuat dari daun lontara, salah satu produk yang sukses memikat hati para pengunjung.
Keputusan figur penting Dekranasda Provinsi ini untuk membeli kerajinan tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk UMKM Sinjai memiliki kualitas, daya tarik, dan mampu bersaing di tingkat regional.
Kedatangan Hj. Hamsiah Iksan disambut hangat oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Sinjai, Rozalina A. Mahyanto, beserta seluruh jajaran pengurus di stand pameran.
Rozalina A. Mahyanto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Ibu Hj. Hamsiah Iksan. Pembelian tas rajutan daun lontara ini tidak hanya menjadi transaksi, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi para pengrajin kami di Sinjai," ujar Rozalina.
"Ini menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi bahan lokal seperti daun lontara memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan diminati," lanjutnya.
Tas rajutan daun lontara sendiri merupakan salah satu ikon kerajinan Sinjai yang menonjolkan kearifan lokal, memadukan teknik tradisional dengan desain modern.
Produk-produk UMKM Sinjai secara keseluruhan dilaporkan banyak diminati oleh pengunjung pameran.
Kunjungan ini semakin menegaskan komitmen Dekranasda Sinjai dalam mempromosikan dan mengembangkan produk-produk lokal, sekaligus memperkuat kolaborasi antar-daerah di Sulawesi Selatan demi kemajuan industri kerajinan nasional.
Haeril