FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Polisi Turun Tangan Usut Penebangan Pohon Cengkeh di Seriholo, Blokade Jalan Trans Seram Berakhir


MALUKU, Foxnesia.com - Polres Seram Bagian Barat (SBB) bergerak cepat menangani kasus penebangan pohon cengkeh milik warga di Dusun Tekelatatui, Desa Seriholo, Kecamatan Amalatu, yang sempat memicu aksi blokade Jalan Trans Seram, Sabtu (25/4/2026).

Kasus tersebut bermula saat pohon cengkeh milik Dominggus Maateka (37), warga Desa Seriholo, ditemukan telah ditebang oleh orang tidak dikenal (OTK). Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 1 juta.

Kasihumas Polres SBB AKP Jhon R. Soplanit mengatakan, laporan kejadian langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

“Personel Polsek Kairatu Timur langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan TKP, koordinasi, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi,” ujar Soplanit.

Polisi juga melakukan pendekatan persuasif kepada warga setelah sekitar 50 masyarakat Desa Seriholo melakukan aksi pemalangan Jalan Trans Seram di Jembatan Waiour menggunakan batang bambu.

Aksi tersebut dipicu keresahan warga lantaran kasus penebangan pohon cengkeh disebut sudah berulang kali terjadi dan pelakunya belum terungkap.

Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli menegaskan pihaknya berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut. Ia meminta masyarakat mempercayakan proses penanganan kepada kepolisian dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu kepentingan umum.

“Polres SBB akan menangani kasus ini secara serius dan profesional. Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas dan mempercayakan penanganan kepada Kepolisian,” tegas Andi Zulkifli.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres SBB IPTU Boyke Nanulaita turun langsung ke lapangan untuk memimpin penyelidikan dan olah TKP. Polisi juga melakukan mediasi bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat guna meredam situasi.

Hasilnya, aksi pemalangan jalan akhirnya berhasil dibuka sekitar pukul 15.20 WIT dan arus lalu lintas di Jalur Trans Seram kembali normal.

Kasi Humas Polres SBB Soplanit mengatakan Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Polres SBB bersama Polsek Kairatu Timur dan unsur TNI mengerahkan 33 personel gabungan di lokasi.

Saat ini situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif,” kata Soplanit.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku penebangan pohon cengkeh yang meresahkan warga tersebut. 

Alwi
Tutup Iklan
Hubungi Kami untuk Beriklan