FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Peringati HAN Tahun 2025, Mahasiswa Unibos Laksanakan PKM di Pulau Sembilan


SINJAI, Foxnesia.com - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025, Universitas Bosowa (Unibos) melalui Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra melaksanakan kegiatan Penelitian dan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).

Kegiatan ini berlangsung di Pulau Burung Loe, Kecamatan, Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Rabu (23/07/25).

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Burhan selaku ketua tim penelitian, dan Nurwidyayanti sebagai ketua tim Pengabdian Kepada Masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari dimulai pada tanggal 14 sampai 23 Juli 2025 melibatkan beberapa Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unibos dalam rangka mendukung proses pembelajaran berbasis media digital serta merancang alat peraga pembelajaran berbasis kearifan lokal pada lokasi mitra.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penarikan mahasiswa Universitas Bosowa yang telah menyelesaikan program Penelitian dan pengabdian masyarakat di SDN 17 Pulau Burung Loe.

Kepala Sekolah SDN 17 Burungloe, Muh. Anis mengucapkan terima kasih atas kehadiran tim Unibos. 

Ia mengungkapkan harapannya bahwa kerja sama dapat berkelanjutan dan memberikan dampak dalam peningkatan kualitas pendidikan serta pemberdayaan masyarakat di wilayah kepulauan yang masih terbatas akses dan fasilitasnya.

"Kehadiran Tim Dosen dan mahasiswa dari Unibos menjadi motivasi bagi kami, khususnya dalam perayaan hari anak nasional penguatan kapasitas guru dan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah kami," ujar Muh. Anis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai Irwan Suaib, menyampaikan apresiasi atas bantuan dan kolaborasi Universitas Bosowa dalam membangun kolaborasi dengan Sekolah dan masyarakat wilayah kepulauan.

"Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun mutu Pendidikan di Kabupaten Sinjai," ucapnya.

Nurwidyanti menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan akan berfokus pada pemberdayaan guru, penguatan literasi numerasi siswa, serta pengembangan media pembelajaran kontekstual yang sesuai dengan karakteristik daerah kepulauan.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian implementasi program hibah penelitian dan PKM yang didanai pada tahun 2025.

"Kami percaya bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang geografis, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan, pengembangan diri, serta perlindungan yang layak. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir untuk mendampingi dan menginspirasi anak-anak di Pulau Burung Loe agar tetap semangat meraih cita-cita mereka," terangnya. 

Haeril
Tutup Iklan
Hubungi Kami untuk Beriklan