FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

PMII Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar Sukses Tuntaskan MAPABA 2026


GOWA, Foxnesia.com — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam Komisariat UIN Alauddin Makassar Cabang Kota Makassar menuntaskan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA), Minggu (19/10/26).

Kegiatan yang digelar selama tiga hari di Rumah Adat Takalar, kawasan Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa, tersebut ditutup dengan prosesi pembaiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua PMII Cabang Kota Makassar, Arfiansyah.

Mengusung tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Aswaja dalam Membentuk Kader PMII yang Progresif, Kritis, dan Berintegritas”. 

Arfiansyah juga membuka secara resmi kegiatan tersebut. Selain peserta dari Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam, kegiatan ini dihadiri unsur rayon lain, yakni Tarbiyah dan Keguruan, Adab dan Humaniora, serta Syariah dan Hukum.

Rangkaian kegiatan diawali dengan berkumpulnya peserta dan panitia di Padepokan Bintang 9, Kampus II UIN Alauddin Makassar. 

Dari titik tersebut, rombongan kemudian bergerak bersama menuju lokasi kegiatan di Benteng Somba Opu. Pertemuan itu menjadi awal proses pengenalan organisasi sekaligus ruang bagi peserta untuk membangun kedekatan sebelum mengikuti forum kaderisasi.

Pada sesi materi, peserta memperoleh pembekalan dari sejumlah kader senior. Muh. Saputra membawakan materi Ke-PMII-an; Rahmat menyampaikan Pengantar Ekonomi Politik; sedangkan Ahmad Ahsanul Fdhil, S.IP., mengisi materi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). 

Ketiga materi tersebut menjadi bagian dari pengenalan identitas gerakan, cara membaca persoalan masyarakat, serta nilai-nilai yang menjadi pijakan kader PMII.
 
Peserta mengikuti sesi pembelajaran dan diskusi selama pelaksanaan MAPABA 2026 di Rumah Adat Takalar. Proses belajar tidak hanya berlangsung melalui pemaparan materi. Panitia juga menghadirkan forum diskusi kelompok yang memberi kesempatan kepada calon sahabat dan sahabatwati untuk menyampaikan pandangan. 

Salah satu isu yang dibahas adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menguraikan penyebab, dampak, dan kemungkinan solusi atas persoalan tersebut.

Melalui forum itu, peserta tidak sekadar diminta memahami sebuah masalah, tetapi juga menyusun penjelasan dan menyampaikannya di hadapan kelompok lain. 

Diskusi mengenai karhutla mempertemukan pengetahuan yang diperoleh dalam forum dengan persoalan lingkungan yang terjadi di masyarakat, sejalan dengan semangat berpikir kritis yang diangkat dalam tema MAPABA.

Di sela-sela agenda pembelajaran, suasana kegiatan dibuat lebih cair melalui senam pagi dan sejumlah permainan bersama, termasuk tebak gambar antarpeserta. 

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk saling mengenal, berinteraksi, dan menjaga semangat selama mengikuti rangkaian acara.

Setelah menjalani rangkaian pembekalan dan aktivitas kelompok, peserta mengikuti pembaiatan pada Minggu, 18 Oktober 2026. Prosesi yang dipimpin Arfiansyah itu menandai berakhirnya pelaksanaan MAPABA PMII Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam periode kepengurusan 2026–2027.
 
Kebersamaan peserta dan panitia MAPABA 2026 PMII Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam dalam sesi foto bersama.
Melalui perpaduan materi, diskusi isu aktual, dan kegiatan kolektif, MAPABA ini menjadi ruang awal bagi peserta untuk mengenal PMII lebih dekat. 

Nilai Aswaja yang diangkat tidak berhenti sebagai tema kegiatan, tetapi diperkenalkan bersama latihan berdialog, membaca persoalan sosial, dan membangun tanggung jawab dalam kehidupan berorganisasi.

Haeril