Fakultas Teknologi Pertanian Unhas Dorong Budidaya Ikan Berkelanjutan melalui Smart Aerator di Desa Tinggimae
Oktober 07, 2026
GOWA, Foxnesia.com — Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan Bina Desa dengan mengusung tema “Pertanian Masa Depan” melalui kegiatan bertajuk “Pemantauan Kualitas Air Budidaya Ikan Air Tawar melalui Implementasi Smart Aerator dan Monitoring pH di Desa Tinggimae untuk Mendukung Budidaya Berkelanjutan.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Rabu (07/10/26).
Kegiatan Bina Desa ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan perikanan berbasis teknologi di tingkat masyarakat.
Melalui implementasi smart aerator dan sistem monitoring pH, kegiatan diarahkan untuk membantu masyarakat dalam memantau sekaligus menjaga kualitas air pada budidaya ikan air tawar secara lebih efektif.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengelola kualitas air, sehingga kegiatan budidaya dapat dilakukan secara lebih efisien serta mendukung penerapan sistem budidaya yang berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT), Karang Taruna, serta aparat Desa Tinggimae. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi tepat guna dalam kegiatan budidaya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pengenalan dan pemahaman mengenai fungsi smart aerator serta perangkat monitoring pH sebagai instrumen pendukung dalam menjaga kondisi air agar tetap sesuai bagi keberlangsungan budidaya ikan air tawar.
Smart aerator dapat membantu menjaga ketersediaan oksigen terlarut dalam air, sementara monitoring pH digunakan untuk mengetahui kondisi tingkat keasaman air. Dengan pemantauan tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih cepat mengetahui perubahan kondisi air dan melakukan langkah pengelolaan yang diperlukan.
Melalui kegiatan Bina Desa ini, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin berupaya mendorong masyarakat Desa Tinggimae agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi di bidang pertanian dan perikanan.
Penerapan teknologi tepat guna tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan budidaya, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan sistem budidaya yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan di Desa Tinggimae.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengembangkan inovasi teknologi yang dapat diterapkan secara langsung untuk mendukung potensi ekonomi dan ketahanan sektor pertanian serta perikanan di tingkat desa.
Haeril