FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Silatnas Ikatan Alumni SMAN 5 Makassar Berlangsung Meriah di Bali


BALI, Foxnesia.com - Taman Bhagawan, Nusa Dua, Bali, menjadi saksi hangatnya persaudaraan keluarga besar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMA Negeri 5 (SMANLI) Makassar dalam puncak Silaturahmi Nasional (Silatnas) IKA SMAN 5 Makassar, Sabtu (19/9/2026).

Alumni SMANLI dari berbagai generasi dan daerah berkumpul dalam satu
ruang yang sama. Tidak ada sekat angkatan, profesi maupun jarak. 

Silatnas yang berlangsung pada 18–20 September 2026 ini menjadi
momentum penting untuk mempererat hubungan alumni lintas generasi,
sekaligus membangun kembali jejaring dan sinergi di antara keluarga besar
SMANLI.

Ketua Umum DPP IKA SMAN 5 Makassar, Andi Rukman N. Karumpa,
mengatakan bahwa Silatnas kali ini memberikan pesan yang jauh lebih besar
daripada sekadar reuni.

Menurutnya, apa yang terlihat di Bali merupakan bukti bahwa kekuatan IKA
SMAN 5 Makassar terletak pada rasa kekeluargaan yang terus dirawat
bersama.

“Saya melihat hari ini bukan sekadar kita berkumpul. Ini adalah bukti bahwa
keluarga besar SMAN 5 Makassar masih sangat kuat. Kita berbeda angkatan, berbeda profesi, berbeda perjalanan hidup, tetapi ketika kembali bertemu,
kita seperti tidak pernah berjarak," ungkapnya.

“Inilah kekuatan kita. Bukan karena satu orang, bukan karena satu angkatan,
tetapi karena kita semua merasa memiliki. Ketika rasa memiliki itu tumbuh,
persaudaraan menjadi kuat, kepedulian menjadi nyata, dan sinergi menjadi
sesuatu yang bisa kita bangun bersama," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Rukman juga mengajak para alumni untuk
kembali mengingat masa ketika mereka masih duduk di bangku sekolah.

Menurutnya, ada pelajaran yang mungkin dahulu terasa sederhana, tetapi
justru menjadi fondasi kehidupan hingga hari ini: lima nilai dasar Pancasila.

“Teringat ketika kita masih duduk di bangku sekolah, kita diajarkan lima nilai
dasar Pancasila. Dulu mungkin kita melihatnya sebagai pelajaran. Tetapi hari
ini saya menyadari, lima nilai itu bukan sekadar pelajaran yang kita hafalkan.
Ia adalah pondasi yang membentuk kita menjadi manusia yang lebih baik," pungkasnya.

Par