Dapat Masukan dari Orang Tua Penerima MBG, SPPG Mannanti Tarus Berbena Demi Tercapainya Gizi Penerima
September 15, 2026
SINJAI, Foxnesia.com - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mannanti, Humaedi, SP angkat bicara terkait menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak usia dibawah 2 tahun.
Ia mengatakan ini menjadi bahan perhatian bagi SPPG Mannanti terkait keluhan masyarakat.
"Terkait keluhan mengenai menu MBG untuk anak usia 18 bulan, kami memahami kekhawatiran orang tua dan tentu menjadi perhatian bagi kami. Namun perlu kami luruskan bahwa secara prinsip gizi, anak usia 18 bulan sudah berada pada tahap dapat mengonsumsi makanan keluarga, sehingga bukan berarti setiap makanan keluarga tidak sesuai untuk balita. Yang menjadi perhatian adalah kebutuhan gizi, kualitas bahan pangan, cara pengolahan, tekstur, ukuran potongan, serta keamanan saat dikonsumsi," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan pentingnya gizi anak dan menyadari ada kesalahan yang harus dibenahi.
"Menu yang terdiri dari nasi, daging, buah dan sayuran pada dasarnya sudah mencakup beberapa kelompok pangan penting untuk mendukung kebutuhan gizi anak, tetapi bahan tertentu seperti kacang yang disajikan dalam bentuk utuh atau keras memang perlu mendapat perhatian khusus karena risiko tersedak," jelasnya, Selasa (15/9/26).
"Kami tidak ingin menyimpulkan hanya dari nama menunya bahwa makanan tersebut tidak sesuai, tetapi akan mengevaluasi bagaimana makanan tersebut disiapkan dan disajikan untuk kelompok balita," lanjutnya.
Ia mengatakan mengenai masukan dari orang tua penerima manfaat. Pihak SPPG Mannanti akan meningkatkan koordinasi dan evaluasi lanjutan terhadap tenaga gizi agar gizi anak tetap terpenuhi.
"Kami menghargai masukan orang tua dan akan terus berkoordinasi dengan tenaga gizi agar pelaksanaan MBG di SPPG Mannanti memenuhi aspek kecukupan gizi sekaligus keamanan dan kesesuaian makanan berdasarkan usia penerima manfaat," pungkasnya.
Wiw