KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 16 Desa Possi Tanah Gelar Seminar Program Kerja
Agustus 28, 2026
BULUKUMBA, Foxnesia.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 16 Desa Possi Tanah menggelar Seminar Program Kerja bertempat di Kantor Desa Possi Tanah, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba. Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Desa Possi Tanah, aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kajang, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus keterlibatan bersama dalam menyukseskan program kerja mahasiswa KKN selama melaksanakan pengabdian di Desa Possi Tanah.
Seminar program kerja menjadi momentum bagi mahasiswa KKN untuk memperkenalkan sekaligus memaparkan rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Program kerja tersebut disusun berdasarkan hasil survei di lima dusun serta masukan dari masyarakat dan tokoh setempat.
Dengan pendekatan partisipatif tersebut, mahasiswa KKN berharap program yang dirancang dapat menjawab kebutuhan sekaligus mengoptimalkan potensi yang ada di Desa Possi Tanah.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 16, Muh. Arsyl, mengatakan bahwa lima program kerja yang dirumuskan merupakan hasil dari proses identifikasi kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Kami merumuskan lima program ini berdasarkan hasil survei langsung di lima dusun serta masukan dari tokoh masyarakat, agar apa yang kami lakukan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga Desa Possi Tanah,” ujarnya.
Dalam seminar tersebut, KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 16 memaparkan lima program kerja utama, yakni Pelatihan Pengurusan Jenazah, Generasi Cinta Al-Qur’an, Semarak Kebersamaan, Possi Tanah Berbenah, serta Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Program Pelatihan Pengurusan Jenazah dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan Islam, mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah.
Selain memberikan pengetahuan praktis, program ini juga diarahkan untuk mendorong terbentuknya kader atau kelompok bina jenazah yang dapat melanjutkan kegiatan secara mandiri setelah masa KKN berakhir.
Program Generasi Cinta Al-Qur’an berfokus pada pendampingan anak-anak dalam membaca Al-Qur’an dan Iqra, penguatan dasar-dasar tajwid, serta pembiasaan adab dalam membaca Al-Qur’an.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN berharap kemampuan membaca Al-Qur’an anak-anak dapat meningkat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Di bidang lingkungan, infrastruktur, dan tata kelola desa, mahasiswa menghadirkan program Possi Tanah Berbenah. Program ini mencakup penataan struktur perangkat di Kantor Desa, pemasangan tanda larangan membuang sampah, serta pembuatan dan pemasangan tanda batas dusun. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung penataan lingkungan sekaligus memperjelas identitas wilayah di Desa Possi Tanah.
Sementara itu, Semarak Kebersamaan merupakan program di bidang sosial dan kepemudaan yang dirancang sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan masyarakat.
Kegiatan akan melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Program ini juga diharapkan menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, solidaritas, dan kekompakan masyarakat Desa Possi Tanah.
Program terakhir, Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menyasar anak-anak usia sekolah dasar.
Kegiatan akan dikemas secara interaktif melalui penyuluhan, penggunaan media edukasi, sesi tanya jawab, serta praktik langsung, salah satunya mengenai cara mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar.
Melalui metode tersebut, mahasiswa KKN berharap anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Seminar program kerja ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan sinergi antara mahasiswa KKN dengan Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat Desa Possi Tanah. Dukungan dan kolaborasi dari berbagai unsur tersebut diharapkan dapat menjadi modal penting dalam memastikan setiap program berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 16 berharap program yang telah dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya selama masa pengabdian berlangsung, tetapi juga dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir.
Wiwi