Seminar Proker KKN Profesi Kesehatan Unhas Dorong Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Desa Lawallu
Juli 17, 2026
BARRU, Foxnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin Angkatan 69 Posko Desa Lawallu resmi melaksanakan Seminar Program Kerja sebagai langkah awal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Kamis (16/07/26).
Kegiatan ini menjadi forum untuk memperkenalkan berbagai program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Seminar dihadiri oleh Dosen Pendamping Kegiatan Dr. Nurzakiah, Dietisien, Kepala Desa Lawallu Raswady, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan, serta masyarakat Desa Lawallu.
Dalam sambutannya, para pemangku kepentingan menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin yang diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program-program yang inovatif, aplikatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Angkatan 69 sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SGDs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, penguatan edukasi kesehatan, serta membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat sebagai upaya bersama mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan tim lintas profesi yang terdiri atas mahasiswa Pendidikan Dokter, Farmasi, Ilmu Gizi, Psikologi, Fisioterapi, dan Budidaya Perairan.
Kolaborasi multidisiplin ini menjadi kekuatan utama dalam merancang solusi yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Lawallu.
Berbagai program kerja dipaparkan, baik program kelompok maupun program individu. Program kelompok meliputi Tanengnge' Pa'bura, yaitu pembuatan halaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai sarana pemanfaatan tanaman herbal untuk mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan.
Selain itu, terdapat program TANGGUH TTD (Tangga Ular Edukatif Tablet Tambah Darah) yang bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia, manfaat Tablet Tambah Darah, serta pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin melalui media pembelajaran yang interaktif.
Mahasiswa juga memperkenalkan berbagai program kerja individu yang berfokus pada isu-isu kesehatan prioritas di masyarakat.
Program SIAGA DBD menghadirkan edukasi pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui penerapan PSN 3M Plus.
Program SKINSAFE memberikan edukasi mengenai penggunaan kosmetik yang aman dan legal bagi remaja.
Program LANGKAH untuk mengedukasi latihan keseimbangan bagi lansia bertujuan mencegah risiko jatuh dan meningkatkan kualitas hidup lanjut usia.
Sementara itu, SADAR RASA memberikan psikoedukasi mindful eating kepada siswa sekolah dasar guna membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.
Program SIAGA STUNTING mengedukasi ibu hamil mengenai pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) sebagai upaya pencegahan stunting, sedangkan GEMARIKAN mendorong kebiasaan gemar mengonsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas bagi anak-anak.
Seluruh program dirancang dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan berbasis kebutuhan masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Lawallu.
Melalui Seminar Program Kerja ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya memberikan manfaat selama masa KKN, tetapi juga menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Lawallu.
Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan setiap program yang telah dirancang.
Seminar Program Kerja ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan pengabdian KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Angkatan 69 di Desa Lawallu.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat, mahasiswa berkomitmen untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Haeril