FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Edukasi SADARI, Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara


SIDRAP, Foxnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Damai melaksanakan edukasi SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) di UPT SMP Negeri 2 Watang Sidenreng, Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (20/7/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 54 orang siswi kelas 7-9 sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri.

Program edukasi SADARI mengusung pendekatan interaktif yang menggabungkan pemaparan materi, pemutaran video demonstrasi, serta praktik langsung agar informasi dapat disampaikan secara lebih efektif, komunikatif, dan mudah dipahami oleh siswi. 

Sebelum dan sesudah kegiatan, siswi diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan mereka.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pengertian kanker payudara, faktor risiko, tanda-tanda bahaya yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah SADARI yang benar yang meliputi tiga cara yaitu di depan cermin, saat berbaring, dan saat mandi. 

Siswi juga diedukasi mengenai waktu terbaik melakukan SADARI, yaitu 7–10 hari setelah hari pertama menstruasi, serta pentingnya segera memeriksakan diri ke puskesmas atau dokter apabila menemukan kelainan seperti benjolan di payudara atau ketiak, perubahan bentuk payudara, atau keluar cairan dari puting.

Sebagai media pendukung edukasi, mahasiswa memutarkan video demonstrasi langkah-langkah SADARI yang bersumber dari Kementerian Kesehatan RI agar siswi lebih mudah memahami gerakan yang benar. 

Selain itu, mahasiswa juga membagikan leaflet panduan SADARI yang berisi informasi lengkap dan gambar langkah-langkah pemeriksaan. 

Leaflet tersebut diharapkan menjadi sumber informasi yang dapat dibaca kembali oleh siswi di rumah sehingga pesan-pesan kesehatan yang disampaikan tetap dapat diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang diikuti oleh 54 siswi ini berlangsung dengan antusias. Para siswi menyambut baik kegiatan ini dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar cara melakukan SADARI yang benar, tanda-tanda bahaya yang perlu diwaspadai, hingga tindakan yang harus dilakukan apabila menemukan benjolan. 

Antusiasme tersebut menunjukkan meningkatnya kepedulian remaja putri terhadap kesehatan dirinya sendiri sekaligus pentingnya deteksi dini sebagai langkah pencegahan kanker payudara sejak usia remaja.

Winda salah satu Mahasiswa KKN Unhas mengatakan Program edukasi SADARI merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif yang dilaksanakan Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi berbasis kebutuhan desa, khususnya dalam hal kesehatan reproduksi remaja. 

Melalui pendekatan yang interaktif dan menyentuh langsung siswi, program ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, membangun kesadaran, serta mendorong siswi untuk rutin melakukan SADARI sebagai bagian dari perilaku hidup sehat.

Melalui program edukasi SADARI, Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap siswi di UPT SMP Negeri 2 Watang Sidenreng semakin memahami bahwa kanker payudara adalah penyakit yang berbahaya tetapi dapat dicegah dan dideteksi sejak dini melalui SADARI. 

Dengan rutin melakukan SADARI setiap bulan serta menerapkan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga secara teratur, risiko terkena kanker payudara dapat diminimalkan. 

Dengan demikian, tercipta generasi remaja yang lebih sadar, sehat, dan terlindungi dari ancaman kanker payudara.

Haeril