FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kader HIPPMAS Kecam Pengeroyokan yang Menewaskan Warga Asal Sinjai di Morowali


SINJAI, Foxnesia.com – Ashabul Qahfih, kader Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sinjai (HIPPMAS), menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang warga asal Kabupaten Sinjai dalam peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Kabupaten Morowali.

Menurut Ashabul Qahfih, terlepas dari apa pun yang melatarbelakangi peristiwa tersebut, tidak ada satu pun alasan yang dapat membenarkan tindakan main hakim sendiri hingga menghilangkan nyawa seseorang. Setiap orang yang diduga melakukan tindak pidana tetap memiliki hak untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Indonesia adalah negara hukum. Penegakan hukum merupakan kewenangan aparat penegak hukum, bukan massa. Keadilan tidak akan pernah lahir dari kekerasan. Ketika massa mengambil alih peran hukum, yang lahir bukan keadilan, melainkan tragedi," tegas Ashabul Qahfih, Selasa (28/7/26).

Ashabul Qahfih mengecam keras segala bentuk kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan, rasa keadilan, dan prinsip negara hukum yang dijunjung tinggi.

Ia juga mendesak Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Morowali dan Polda Sulawesi Tengah, untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Seluruh pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku agar keadilan bagi korban dan keluarganya dapat terwujud.

Selain itu, Ashabul Qahfih mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terpancing emosi. Apabila menemukan atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana, masyarakat diharapkan segera menyerahkannya kepada aparat penegak hukum dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Sebagai kader HIPPMAS, Ashabul Qahfih menegaskan komitmennya untuk terus mendorong tegaknya supremasi hukum dan mengawal penanganan kasus ini agar berjalan secara objektif, transparan, serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi semua pihak.

Di akhir pernyataannya, Ashabul Qahfih menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

 Par