FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Dorong Perangkat Daerah Tingkatkan Pelaporan Inovasi, Sekda Sinjai Pimpin Monev SAMAKI

SINJAI, Foxnesia.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penginputan Data Inovasi pada Aplikasi SAMAKI (Sistem Aplikasi Manajemen Akselerasi Kinerja Inovasi) yang berlangsung di Command Center, Jumat (17/7/2026). 

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Sinjai ini dihadiri oleh para kepala perangkat daerah beserta staf operator masing-masing.
Dalam arahannya, Sekda memaparkan rekapitulasi data SAMAKI per 16 Juli 2026. Rekapitulasi kumulatif seluruh tahun mencatat 83 inovasi yang berasal dari 38 perangkat daerah atau unit kerja dengan melibatkan 75 inovator. 

Namun, dari 52 perangkat daerah yang menjadi objek pemantauan, masih terdapat 14 perangkat daerah yang belum memiliki riwayat pelaporan inovasi. 

Sementara itu, rekapitulasi khusus Tahun 2026 mencatat 63 inovasi dari 27 perangkat daerah atau unit kerja dengan 55 inovator. 

Sekda juga menyoroti 11 perangkat daerah yang pernah melaporkan inovasi pada tahun sebelumnya, tetapi belum melaporkan inovasi Tahun 2026.

‎“Saya menyampaikan apresiasi kepada 38 perangkat daerah atau unit kerja yang telah membangun riwayat inovasi dalam SAMAKI, khususnya kepada 27 perangkat daerah atau unit kerja dan 55 inovator yang telah melaporkan inovasi Tahun 2026. Penginputan tersebut merupakan langkah awal yang penting. Selanjutnya, setiap inovasi perlu dilengkapi, diperiksa, diperbaiki apabila diperlukan, dan didorong sampai dapat dinilai serta ditetapkan,” ujar Sekda Andi Jefrianto.
Sekda memberi arahan kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk senantiasa mengidentifikasi praktik kerja atau pelayanan yang mengandung pembaruan dan telah berjalan pada unit kerja masing-masing. 

Menurutnya, inovasi tidak terbatas pada aplikasi digital. Penyederhanaan prosedur, perbaikan metode kerja, percepatan layanan, penghematan sumber daya, dan pola koordinasi baru juga dapat menjadi inovasi apabila memiliki unsur kebaruan dan manfaat yang dapat dibuktikan. 

Selain itu, ia memberikan ruang kepada seluruh ASN pada perangkat daerah masing-masing untuk mengajukan inovasi, dengan tugas kepala perangkat daerah wajib menghimpun, menyeleksi, dan mendorong gagasan ASN yang layak agar segera didaftarkan dalam SAMAKI.
Sekda kembali menegaskan bahwa Aplikasi SAMAKI merupakan salah satu layanan aplikasi digital yang diharapkan mampu menjadi inovasi pelopor Smart Government di Kabupaten Sinjai. 

Pelaporan dan penginputan data inovasi memiliki batas waktu hingga 4 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Sinjai berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya inovasi-inovasi dari seluruh perangkat daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan di Bumi Panrita Kitta.

Haeril