Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Eco-Enzim, Solusi Ramah Lingkungan
Mei 07, 2026
MAKASSAR, Foxnesia.com — Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen Universitas Royal melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Panti Asuhan Kisaran melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbahan eco-enzim, Kamis (07/05/26).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan hidup (lifeskill) anak-anak panti asuhan sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Pelatihan ini memanfaatkan eco-enzim sebagai bahan utama, yakni cairan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran.
Selain mudah dibuat, eco-enzim juga dikenal ramah lingkungan serta memiliki nilai ekonomis karena dapat diolah menjadi berbagai produk pembersih yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya sabun cuci piring.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh antusias. Anak-anak panti asuhan diajak mengenal bahan-bahan yang digunakan, memahami proses pembuatan, hingga melakukan praktik secara langsung. Penyampaian materi dilakukan secara sederhana dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Tidak hanya berfokus pada praktik pembuatan produk, kegiatan ini juga mengintegrasikan literasi numerasi dalam proses pembelajaran.
Peserta diajak menghitung perbandingan bahan, mengukur volume cairan, hingga memperkirakan biaya produksi dan potensi keuntungan dari produk yang dihasilkan.
Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan keterampilan dasar serta jiwa kewirausahaan pada anak-anak panti asuhan.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Royal, yaitu Nurul Kholiza Priani dan Khofifa Romaito Siregar, serta melibatkan mahasiswa, Sindi Aulia, dalam proses pelaksanaan dan pendampingan kegiatan.
Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman nyata di lapangan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak Panti Asuhan Kisaran dapat memiliki keterampilan tambahan yang bermanfaat dan mampu memanfaatkan limbah organik menjadi produk bernilai guna.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan kemandirian serta kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Haeril