Kohati Badko Sulsel : Perempuan Harus Diposisikan sebagai Mitra Setara dalam Pembangunan Ekonomi dan Sosial
Mei 01, 2026
| Sarina (Sekretaris Kohati Badko Sulsel) |
MAKASSAR, Foxnesia.com - Sekretaris Korps Hmi-Wati (Kohati) Badko Sulsel, Sarina angkat bicara terkait kondisi Buruh di Indonesia.
Tepat peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026, Sarina memandang bahwa isu buruh perempuan dan kesetaraan dalam dunia kerja masih menjadi perhatian penting yang harus terus diperjuangkan bersama.
"Perempuan hingga hari ini telah menunjukkan kontribusi besar di berbagai sektor pekerjaan, baik di ranah formal maupun informal. Mereka hadir sebagai tenaga pendidik, pekerja industri, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, pekerja administrasi, hingga tulang punggung ekonomi keluarga. Namun, di tengah kontribusi tersebut, masih terdapat tantangan yang nyata berupa kesenjangan upah, keterbatasan akses pada posisi strategis, diskriminasi di tempat kerja, serta beban ganda antara pekerjaan domestik dan profesional," jelasnya.
Sebagai Sekretaris Umum KOHATI Badko Sulawesi Selatan, saya menilai bahwa kesetaraan dalam dunia kerja bukan semata persoalan memberikan ruang kepada perempuan untuk bekerja, tetapi juga memastikan adanya kesempatan yang adil, perlindungan hak-hak pekerja, lingkungan kerja yang aman, serta penghargaan terhadap kompetensi tanpa membedakan gender.
"Dunia kerja modern menuntut profesionalisme dan kapasitas, sehingga perempuan harus diposisikan sebagai mitra setara dalam pembangunan ekonomi dan sosial," kata Sarina.
Ia mengungkapkan, Momentum Hari Buruh seharusnya menjadi refleksi bersama bahwa kesejahteraan pekerja perempuan merupakan bagian dari kemajuan bangsa. Negara, perusahaan, dan masyarakat perlu mendorong kebijakan yang responsif gender, seperti perlindungan maternitas, pencegahan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja, sistem upah yang adil, serta kesempatan peningkatan kapasitas dan kepemimpinan bagi perempuan.
KOHATI sebagai organisasi perempuan kader memiliki tanggung jawab moral untuk terus menyuarakan keadilan sosial dan pemberdayaan perempuan. Kami percaya bahwa ketika perempuan memperoleh hak dan kesempatan yang setara, maka produktivitas meningkat, keluarga lebih sejahtera, dan pembangunan daerah maupun nasional akan berjalan lebih inklusif. Karena itu, menjelang Hari Buruh ini, kami mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kesetaraan bukan sekadar slogan, tetapi praktik nyata dalam setiap ruang kerja.
Par