Warga Pakokko Kecamatan Tellulimpoe Menjerit, Akses Jalan Semakin Memprihatinkan, Ekonomi Jadi Terhambat
April 19, 2026
SINJAI, Foxnesia.com - Di saat pemerintah kerap menampilkan capaian pembangunan infrastruktur sebagai simbol kemajuan, realitas di lapangan justru menunjukkan ironi yang menyakitkan.
Hal ini dialami oleh warga Dusun Pakokko, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe, Sinjai.
Menurut Randi Warga Desa Pakokko, Khususnya daerah Dusun Pakokko, masyarakatnya masih harus diperhadapkan jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.
"Lubang-lubang menganga, dan batu yang berserakan sisa bekas jalan beton yang sudah rusak menutupi badan jalan, kondisi tersebut nyaris tak layak dikatakan jalan, Itu kemudian menjadi bagian dari keseharian Masyarakat Dusun Pakokko yang menciptakan dilematis warga untuk mengakses jalan tersebut," ungkapnya, Minggu (19/4/26).
Randi Mahasiswa Hukum TataNegara UIN Alauddin Makassar mengatakan euforia pembangunan yang dijanjikan pemerintah seringkali hanya sekedar kata-kata belaka yang dijadikan alat penenang bagi masyarakat yang sudah muak terhadap kondisi jalan yang tak kunjung di realisasikan.
"Jalan yang seharusnya menjadi penghubung kehidupan justru berubah menjadi penghambat aktivitas ekonomi, pendidikan dan kesehatan," ujar Randi.
Bagi pelajar lanjut Randi, perjalanan menuju sekolah menjadi langkah yang penuh perjuangan, dan bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan, kondisi jalan yang buruk bisa menjadi penentu antara hidup dan mati.
"Lebih menyakitkan lagi, kondisi ini sudah berlangsung kurung waktu 9 Tahun Lamanya tanpa penanganan serius. Janji perbaikan kerap terdengar saat masa kampanye, namun perlahan menghilang setelah kekuasaan diraih. kondisi ini berpotensi memaksa masyarakat untuk menjustifikasi bahwa Pemerintah gagal dalam menjalankan fungsinya dengan bersembunyi di balik janji-janji politik," pungkasnya.
Diketahui jalanan ini menghubungkan Dusun Pakokko dan Dusun Lambari juga bisa menghubungkan ke Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba.
Sampai berita diturunkan masih sementara menghubungi pihak terkait untuk mengklarifikasi.
Par