FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Andi Mahyonto Berkomitmen Tegaskan Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem


SINJAI, Foxnesia.com - Wakil Bupati, A Mahyanto Mazda menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) khusus penanggulangan kemiskinan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di ruang rapat pimpinan Lt. 2 Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/4/2026).

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik mengenai kemiskinan ini dihadirkan oleh para Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Bappeda, dan Kepala Bapelitbangda dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Wabup A Mahyanto mengatakan bahwa 
tujuan utama dari kegiatan ini membahas target dan strategi penurunan angka kemiskinan di wilayah Sulawesi Selatan melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah.

"Alhamdulillah di Sinjai
terdapat penurunan angka kemiskinan yang signifikan pada tahun 2025. Angka kemiskinan turun dari 7,80% menjadi 7,41%. Untuk itu, kita berharap pengentasan kemiskinan ini harus terus diselesaikan. Tentu semua itu memerlukan sinergitas mulai dari jajaran pemerintah daerah hingga pusat bagaimana kondisi tersebut mampu ditekan seminimal mungkin juga sebaliknya pemerintah harus mengatur strategi agar masyarakat bisa sejahtera. Perencanaan pembangunan juga harus diarahkan untuk mendukung visi daerah, demi terwujudnya Kabupaten Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan,” pinta Wabup A Mahyanto di dampingi Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan.

Ke depan lanjut Mahyanto, pemerintah daerah juga akan menyiapkan sejumlah program intervensi terpadu yang selaras dengan target provinsi, terutama dalam menekan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen. “Kebijakan itu pastinya kita lakukan Step by step. Harus pendekatan bertahap, sistematis, dan berurutan untuk menyelesaikan tugas itu dengan harapan kelak di Sinjai tidak ada lagi masyarakat yang berlebel miskin esktrem,” tegas Mahyanto.

Menurut Wabup, musrenbang ini penting dilaksanakan untuk menyelaraskan usulan kabupaten dengan kebijakan provinsi, sehingga kemiskinan program tidak tumpang tindih dan tepat sasaran. Selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sinjai, A Mahyanto juga mempertegas bahwa beberapa program unggulan yang akan dikoordinasikan untuk mengurangi angka kemiskinan diantaranya, peningkatan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), pelatihan kerja berbasis kompetensi bagi keluarga miskin, serta percepatan penurunan stunting melalui posyandu terintegrasi. 

“Selain itu kita juga perlu adanya 
 intervensi spesifik dan kolaborasi dengan lembaga seperti BAZNAS. Hal ini penting terutama dalam pemberian bantuan modal bagi pelaku usaha untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Sinjai pada umumnya. Langkah ini semata - mata kita lakukan demi percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem," kunci Mahyanto.

Par
Tutup Iklan
Hubungi Kami untuk Beriklan