SDI Unggulan Puri Taman Sari Siap Menuju Adiwiyata Provinsi Lewat Inovasi Pembuatan Enzim
Maret 04, 2026
MAKASSAR, Foxnesia.com – SDI Unggulan Puri Taman Sari terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi peduli lingkungan.
Menyongsong penilaian Adiwiyata tingkat provinsi, sekolah ini menggelar kegiatan pelatihan dan praktik pembuatan enzim serbaguna dari limbah rumah tangga yang berlangsung pada 25 November 2025 lalu.
Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan dalam mendukung sekolah berwawasan lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas V dan VI yang tergabung dalam tim lingkungan hidup, serta didampingi oleh dewan guru dan komite sekolah.
Antusiasme terlihat dari semangat para siswa yang serius mengikuti setiap tahapan pembuatan enzim, mulai dari pencampuran bahan hingga proses fermentasi.
Saat dikonfirmasi awak media ini, Rabu (4/3/2026), Kepala SDI Unggulan Puri Taman Sari, Irmayanti mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Adiwiyata Provinsi.
“Kami ingin memastikan bahwa predikat Adiwiyata bukan sekadar label, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari. Pembuatan enzim ini adalah salah satu bentuk nyata pengelolaan limbah yang bermanfaat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irmayanti menjelaskan bahwa enzim yang diproduksi berasal dari fermentasi kulit buah dan sayuran yang dicampur dengan gula merah dan air.
“Hasil fermentasi ini bisa digunakan sebagai pembersih lantai alami, pupuk cair tanaman, bahkan pengusir hama yang ramah lingkungan. Ini sangat ekonomis dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia,” terangnya.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan praktisi lingkungan hidup sebagai narasumber untuk memastikan kualitas hasil produksi.
Para siswa tidak hanya diajarkan cara membuat, tetapi juga didorong untuk mengaplikasikannya di rumah masing-masing.
“Kami ingin gerakan ini berkelanjutan. Siswa menjadi agen perubahan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Diketahui, program pembuatan enzim ini mendapat apresiasi positif dari Dinas Lingkungan Hidup setempat. Sekolah juga telah menjalin kerja sama dengan bank sampah binaan untuk memasok bahan baku limbah organik secara rutin. Dengan demikian, kegiatan ini turut mendukung program pengurangan sampah kota.
Sambungnya, dalam waktu dekat pihak sekolah akan memproduksi enzim dalam jumlah lebih besar untuk digunakan dalam perawatan taman dan kebun sekolah.
“Kami juga berencana mengemasnya dalam botol kecil sebagai produk khas sekolah yang bisa dibawa pulang siswa saat ada kunjungan atau kegiatan pameran,” ungkap Irmayanti.
Harapannya, melalui inovasi sederhana ini, SDI Unggulan Puri Taman Sari tidak hanya meraih predikat Adiwiyata Provinsi, tetapi juga mampu menginspirasi sekolah lain.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini dan menjadikan siswa sebagai pelopor gaya hidup ramah lingkungan. Semoga usaha kecil ini membawa berkah dan manfaat besar bagi kita semua,” pungkasnya.
Ichal