Polres Sinjai dan HMI Ulurkan Tangan Berikan Bantuan Kepada Nenek Sokku
Maret 02, 2026
SINJAI, Foxnesia.com - Asap memang telah lama hilang dari Dusun Barang, Desa Lamatti Riattang, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Namun jejak kebakaran yang meluluhlantakkan rumah panggung milik Sokku (70) masih menyisakan duka mendalam.
Suasana haru menyelimuti lokasi saat bantuan kemanusiaan datang menyapa, Senin (2/3/2026).
Di atas tanah yang kini dipenuhi sisa kayu hangus dan puing berserakan, Sokku menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran.
Rumah yang selama puluhan tahun menjadi tempat bernaung dan menyimpan kenangan, rata dengan tanah akibat kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik.
Di tengah kondisi itu, kepedulian hadir. Personel Polres Sinjai bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sinjai mendatangi kediaman sementara Sokku, membawa paket sembako dan dukungan moril.
Kedatangan rombongan disambut mata berkaca-kaca dari sang nenek. Tangannya yang mulai rapuh menerima bantuan dengan penuh rasa syukur.
Bukan sekadar sembako yang diberikan, tetapi juga penguatan dan doa agar ia tetap tegar menjalani ujian hidup.
Kanit Regident Polres Sinjai, Ipda Muh Yusuf yang pimpin kegiatan menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bentuk nyata empati Polri terhadap warga yang tertimpa musibah.
“Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi sulit seperti ini. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat meringankan beban dan memberi semangat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman dalam mendorong semangat Polri Sahabat Masyarakat, agar kehadiran institusi kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya.
Solidaritas juga ditunjukkan para mahasiswa yang turut membersamai kegiatan itu. Mereka berbincang hangat dengan Sokku, memberi dukungan moril dan memastikan bahwa ia tidak sendiri menghadapi cobaan.
Ketua PTKP HMI Cabang Sinjai, Israndi Musda, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah wujud sinergi kemanusiaan antara aparat dan generasi muda.
“Ketika ada warga yang tertimpa musibah, sudah seharusnya kita bergerak bersama. Ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi tentang kepedulian dan rasa kemanusiaan,” ujarnya.
Musibah boleh saja merenggut bangunan yang berdiri kokoh selama bertahun-tahun. Namun semangat gotong royong yang tumbuh di atas puing-puing kebakaran menjadi bukti bahwa harapan tidak ikut terbakar.
Di balik abu yang tersisa, kepedulian menyala. Dan bagi Sokku, di tengah kehilangan besar itu, hadirnya Polres Sinjai dan mahasiswa menjadi penguat langkah untuk kembali menata hari esok.
Haeril