FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Mahasiswa Unhas Sosialisasikan Pembuatan Pestisida Nabati Daun Sirsak Kepada Petani Borong Rappoa


BULUKUMBA, Foxnesia.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin Posko Borong Rappoa Kabupaten Bulukumba menyelenggarakan program pengabdian masyarakat yang menyentuh langsung kebutuhan petani lokal. 

Kegiatan kali ini dilaksanakan oleh Kamelia Rante Pongsaman, mahasiswa Jurusan Proteksi Tanaman, yang memperkenalkan pembuatan pestisida nabati berbahan dasar daun sirsak sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengendalikan hama tanaman.

Kegiatan berlangsung di halaman rumah Lurah Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba. 

Acara ini dihadiri oleh sejumlah warga, khususnya kelompok tani setempat, yang terlihat antusias mengikuti sosialisasi dan praktik pembuatan pestisida nabati.

Dalam penjelasannya, Kamelia memaparkan bahwa pestisida nabati ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang berisiko tinggi terhadap kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. 

Daun sirsak dipilih karena mengandung senyawa aktif seperti annonain, flavonoid, tanin, dan saponin yang mampu bertindak sebagai racun kontak serta antifeedant bagi hama-hama tanaman seperti walang sangit, kutu putih, dan thrips. Proses pembuatannya pun tergolong mudah dan murah. 

Warga diajak langsung mencoba dengan menyiapkan daun sirsak segar yang diblender dengan air, kemudian didiamkan selama 24 jam sebelum disaring dan disemprotkan pada tanaman yang rentan hama. Penyemprotan disarankan dilakukan pada pagi atau sore hari agar hasilnya optimal.

"Kami memilih bahan dari lingkungan sekitar agar petani bisa membuat sendiri tanpa biaya besar. Cukup pakai daun sirsak dan alat sederhana seperti blender dan botol plastik," jelas Kamelia di hadapan warga, Sabtu (26/07/25).

Warga, termasuk Lurah, menyambut kegiatan ini dengan antusias. 

Mereka menyampaikan rasa tertarik terhadap metode ini karena bahannya tersedia di lingkungan sekitar dan tidak menimbulkan efek samping seperti pestisida kimia. 

Harapannya, program ini dapat membantu meningkatkan produksi pertanian secara berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan di desa.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pertanian alami berbasis kearifan lokal dan teknologi sederhana yang bisa diaplikasikan langsung oleh masyarakat desa.

Haeril
Tutup Iklan
Hubungi Kami untuk Beriklan