Membanggakan, Putri Daerah Bulukumba Jalankan Pengabdian Nasional sebagai Alumni Pejuang Digital Kemdikdasmen–LPDP
Mei 06, 2026
BULUKUMBA, Foxnesia.com — Rini Asriasni, alumni penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Putri Daerah Kabupaten Bulukumba, turut mengambil bagian dalam program pengabdian nasional Alumni Pejuang Digital (APD) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Sekolah Dasar bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan.
Program Alumni Pejuang Digital merupakan inisiatif strategis yang lahir dari dorongan Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia dalam rangka mempercepat transformasi dan digitalisasi pembelajaran di sekolah dasar. Melalui program ini, para alumni penerima beasiswa LPDP dari berbagai daerah di Indonesia ditugaskan untuk mendampingi sekolah dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis digital yang lebih bermakna, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sebanyak 148 alumni penerima Beasiswa LPDP terlibat dalam program ini dan ditempatkan pada empat daerah sasaran di Indonesia, yaitu Kabupaten Merauke, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Kupang, dan Kabupaten Sumedang. Setiap peserta mendampingi satu Sekolah Dasar sebagai sekolah binaan utama, sekaligus melakukan pengimbasan kepada sekolah-sekolah terdekat guna memperluas dampak program digitalisasi pembelajaran.
Rini Asriasni menyampaikan bahwa kesempatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian dan kontribusi generasi muda terutama alumni LPDP untuk Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
“Kesempatan ini merupakan upaya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia. Saat ini, tantangan pendidikan bukan hanya persoalan angka sekolah atau angka putus sekolah, tetapi bagaimana peserta didik mendapatkan pembelajaran yang memadai, bermakna, dan mendalam,” ujar Rini Alumni Pascasarjana Universitas Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, tugas APD tidak menggantikan peran guru dalam mengajar di kelas. APD hadir sebagai mitra guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan bahan ajar interaktif berbasis digital yang disusun melalui perencanaan pembelajaran yang matang menggunakan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) berbasis digital.
Melalui pendekatan tersebut, guru didorong untuk memanfaatkan teknologi (Papan Interkatif Digital yang telah disediakan) secara lebih efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan kontekstual bagi peserta didik.
Rini juga berharap program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah hingga pemerintah tingkat kecamatan, agar pelaksanaan program dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Kami berharap adanya dukungan dan kolaborasi dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemerintah tingkat kecamatan, untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Salah satu pengembangan program yang kami dorong adalah sosialisasi mengenai cyberbullying dan kekerasan di ranah digital bagi peserta didik, agar transformasi digital dalam pendidikan juga dibarengi dengan penguatan karakter dan literasi digital,” tambahnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan masyarakat, APD diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan adaptif di era digital.
Par/Ril