FORKEIS UIN Alauddin Makassar Dorong Kader Tingkatkan Kapasitas Lewat Temu Ilmiah Kader
Mei 11, 2026
MAKASSAR, Foxnesia.com — Forum Kajian Ekonomi Islam (FORKEIS) UIN Alauddin Makassar resmi menutup rangkaian kegiatan Temu Ilmiah Kader (TIKAR) setelah berlangsung selama tiga hari dengan penuh antusias dan partisipasi aktif dari para kader.
Kegiatan yang dipersiapkan selama kurang lebih tiga minggu ini diikuti oleh sekitar 80 peserta yang berasal dari kader FORKEIS.
TIKAR hadir sebagai wadah pengembangan kapasitas kader dalam bidang keilmuan, sekaligus menjadi langkah awal dalam mempersiapkan kader untuk berproses pada jenjang perlombaan dan pengembangan diri selanjutnya.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Hendra Gunawan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah mengikuti kegiatan TIKAR selama tiga hari ini. Harapan kami, teman-teman kader tidak berhenti hanya sampai di kegiatan ini saja, karena TIKAR hanyalah sebuah permulaan untuk melanjutkan proses ke jenjang yang lebih tinggi lagi," ungkapnya, Minggu (10/05/26).
Sementara itu, Direktur Eksekutif FORKEIS UIN Alauddin Makassar, Ryas Syahputra Marsuki, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia atas kerja kerasnya sehingga kegiatan ini dapat berjalan sesuai harapan. Kepada seluruh peserta yang telah bertanding dan berproses selama kegiatan, TIKAR ini bukan sekadar ajang perlombaan atau olimpiade, tetapi menjadi ruang pembelajaran dan peningkatan kapasitas diri agar mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi Islam," ucapnya.
Turut hadir memberikan sambutan penutupan, Dewan Pembina FORKEIS, Dr. Supriadi, yang sekaligus secara resmi menutup kegiatan TIKAR. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga semangat belajar dan konsistensi kader setelah kegiatan berakhir.
“Kegiatan seperti ini harus menjadi ruang pembentukan kualitas kader, bukan hanya untuk berkompetisi tetapi juga untuk membangun pola pikir, kapasitas intelektual, dan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi Islam ke depan. Saya berharap semangat belajar dan proses yang telah dibangun selama TIKAR dapat terus dijaga dan dikembangkan," tutupnya.
Dengan berakhirnya kegiatan Temu Ilmiah Kader (TIKAR), FORKEIS berharap seluruh kader mampu terus berkembang, memperluas wawasan keilmuan, serta melanjutkan proses pengembangan diri dalam berbagai kompetisi dan ruang pembelajaran lainnya.
Haeril