FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Tanjung Bayang Menangis : Antara Sampah Plastik dan Harapan di Pesisir Makassar

Kondisi pesisir Pantai Tanjung Bayang yang dipenuhi sampah plastik.
(Foto : Winda Sari)


MAKASSAR, Foxnesia.com — Pantai Tanjung Bayang merupakan salah satu kawasan pesisir penting di Kota Makassar. Selain menjadi destinasi wisata, pantai ini juga menjadi sumber penghidupan bagi nelayan dan pedagang pesisir, serta berfungsi melindungi daratan dari abrasi dan gelombang laut. 

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kondisi lingkungan di kawasan ini kian memprihatinkan akibat penumpukan sampah plastik.

Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh warga yang bermukim di sekitar pantai. Johana (60), salah satu warga pesisir Tanjung Bayang, mengaku kebersihan lingkungan pantai sulit dijaga karena masih banyak pengunjung yang membuang sampah sembarangan, ditambah sampah kiriman dari laut.

 “Kadang kebersihan di sekitar pantai memang tidak bisa dipungkiri. Masih ada pengunjung yang tidak membuang sampah pada tempatnya, dan ada juga sampah yang terbawa dari air laut,” ujarnya saat ditemui, Kamis (30/10/2025).

Ia menambahkan, sebagian warga biasanya mengatasi sampah plastik yang berserakan dengan cara menguburnya di dalam tanah, meski hal tersebut bukan solusi jangka panjang.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Tanjung Bayang, Abdu (45) , menilai bahwa persoalan sampah di kawasan tersebut membutuhkan kerja sama semua pihak. 

Menurutnya, meskipun pemerintah tetap melakukan pengangkutan sampah, persoalan sampah kiriman dari laut masih sulit dikendalikan.

 “Pengelolaan sampah di sini tetap diambil oleh pemerintah. Tapi kita tidak bisa membendung sampah kiriman. Walaupun pagi hari sudah dibersihkan, biasanya malam hari sampah datang lagi,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (04/12/2025).

Abdu menegaskan, keterlibatan masyarakat, pengelola kawasan, serta pengunjung sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan wisata Pantai Tanjung Bayang.

Di sisi lain, Penyusun Rencana Kebijakan Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Dr. Herdie Idriavien Gusti mengatakan bahwa rendahnya kepedulian pengunjung terhadap sampah menjadi salah satu faktor utama memburuknya kondisi pesisir Tanjung Bayang.

 “Ada beberapa hal yang perlu dibenahi secara serius, salah satunya adalah kepedulian pengunjung atau wisatawan terhadap pengelolaan sampah,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (11/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa DLH Kota Makassar telah melakukan sejumlah langkah, termasuk turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi dan melakukan aksi bersih pantai sebagai bagian dari program kerja sama.

 “Kami sudah turun ke lapangan bulan lalu untuk mengecek situasi sekaligus melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Tanjung Bayang. Namun, pengelolaan sampah organik dan anorganik di lapangan memang belum berjalan maksimal, meskipun sosialisasi sudah dilakukan,” tambahnya.

Meski masih menghadapi berbagai tantangan, harapan untuk memulihkan kondisi Pantai Tanjung Bayang tetap ada. Sejumlah komunitas, mahasiswa, dan kelompok sadar wisata mulai aktif menggelar aksi bersih pantai dan kampanye edukasi lingkungan. 

Kolaborasi yang lebih kuat antara masyarakat, pengelola kawasan, dan pemerintah diharapkan mampu mengembalikan fungsi dan keindahan Tanjung Bayang sebagai kawasan pesisir yang bersih dan berkelanjutan.

Penulis : Winda Sari
Tutup Iklan
Hubungi Kami untuk Beriklan