Menyusuri Jalan Panjang Pendidikan
Januari 05, 2026
MAKASSAR, Foxnesia.com - Jeje merupakan seorang mahasiswa yang berasal dari keluarga sederhana di daerah pinggiran kota. Sejak awal memasuki bangku perkuliahan, ia telah menyadari bahwa perjalanan yang akan ditempuhnya tidak akan mudah.
“Saya sadar sejak awal bahwa kuliah ini penuh tantangan, apalagi dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas,” ungkap Jeje.
Orang tuanya hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar, sehingga biaya kuliah dan kebutuhan akademik lainnya harus ia usahakan sendiri.
Setiap hari, Jeje menjalani rutinitas yang padat. Pagi hingga siang ia mengikuti perkuliahan, sementara sore hingga malam ia bekerja paruh waktu sebagai penjaga toko.
“Capek itu pasti, tapi saya tidak punya pilihan selain bertahan,” katanya.
Waktu istirahat yang terbatas tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap membaca buku dan menyelesaikan tugas-tugas kuliah di sela kesibukan.
Tekanan akademik dan tuntutan ekonomi kerap membuat Jeje merasa lelah dan hampir menyerah. Ia sering merasa tertinggal dibandingkan teman-temannya yang memiliki fasilitas lebih baik. Namun, setiap kali rasa putus asa muncul, ia kembali menguatkan diri.
“Setiap kali ingin menyerah, saya selalu ingat tujuan saya kuliah, yaitu membahagiakan orang tua,” tuturnya.
Seiring berjalannya waktu, ketekunan Jeje mulai membuahkan hasil. Ia belajar mengatur waktu dengan lebih disiplin dan aktif dalam kegiatan perkuliahan. Jeje juga menjalin komunikasi yang baik dengan dosen.
“Saya tidak malu bertanya dan meminta bimbingan karena saya sadar itu bagian dari proses belajar,” ujarnya.
Perlahan, prestasi akademiknya pun meningkat dari semester ke semester.
Puncak perjuangan Jeje terjadi ketika ia berhasil menyelesaikan skripsinya tepat waktu di tengah berbagai keterbatasan.
“Kelulusan ini adalah bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berhasil,” kata Jeje dengan penuh syukur.
Momen kelulusannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga yang selama ini setia memberikan dukungan dan doa.
Kisah Jeje mengajarkan bahwa keberhasilan dalam pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh keteguhan hati, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam menjalani proses.
“Selama kita mau berusaha, selalu ada jalan,” pungkas Jeje.
Penulis : Andi Tenri Ukke