FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Mekar Yang Lupa Bahwa Kau Manusia



PUISI, Foxnesia.com - Aku pernah jatuh sedalam-dalamnya,
hingga dasar tak lagi mengenal cahaya.
Di sana, aku bertemu denganmu—
bukan sebagai penyelamat,
melainkan alasan pertama aku berani tumbuh kembali.

Kau datang seperti musim yang tak pernah kujanjikan,
namun cukup hangat untuk membuatku mekar perlahan.
Kau bisikkan harapan,
kau bentangkan kemungkinan,
dan bodohnya, aku mengamini semuanya
tanpa menyisakan ruang untuk ragu.

Aku percaya pada kata-katamu
seolah ia tak mengenal waktu,
seolah ia kebal terhadap berubahnya manusia.
Aku lupa—atau mungkin sengaja lupa—
bahwa kau juga lelah,
bahwa kau juga bisa goyah,
bahwa kau pun manusia biasa
yang tak selalu sanggup menepati segala yang terucap.

Kini aku berdiri di antara ingatan dan penerimaan,
mencoba memahami bahwa tidak semua yang indah
ditakdirkan untuk tinggal.
Bahwa tidak semua janji patah karena dusta,
sebagian gugur karena keterbatasan.

Jika aku terluka,
itu bukan karena kau sepenuhnya salah,
melainkan karena aku mencintai
dengan keyakinan yang terlalu utuh,
pada seseorang yang nyatanya tak pernah mengaku mampu menanggung seluruhnya.

Namun tetap saja,
aku pernah mekar karenamu,
dan itu cukup untuk kuingat
tanpa harus memintamu kembali.

Penulis : Rifka Sri Wahyuni. R
Tutup Iklan
Hubungi Kami untuk Beriklan