FOXLINE NEWS
Mode Gelap
Artikel teks besar

Bupati Manggarai : Jangan Biarkan Luka Sosial Terulang, Persatuan Harga Mati



MANGGARAI, Foxnesia.com - Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, akhirnya angkat suara menanggapi dinamika sosial yang belakangan ini memanas. 

Dengan nada tegas, Ia menyerukan agar masyarakat tidak lagi memberi ruang bagi konflik yang hanya merusak nilai persaudaraan.

Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, organisasi, hingga lembaga non-pemerintah, menyepakati langkah bersama menjaga kedamaian daerah. 

Bagi Bupati Hery, kesepakatan ini adalah bukti bahwa Manggarai berdiri di atas pondasi kebersamaan, bukan perpecahan.

“Kesepakatan ini bukan sekadar pernyataan, melainkan komitmen. Pemerintah tidak akan diam menghadapi situasi yang berpotensi mengoyak persatuan. Manggarai harus tetap utuh,” tegasnya, Senin (1/9/2025).

Ia menilai peristiwa beberapa hari terakhir bukan sekadar kejadian biasa, tetapi peringatan keras bahwa ada banyak hal yang harus dibenahi dari penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan masyarakat, hingga dinamika antarwarga.

“Apa yang sudah terjadi jangan lagi mengulang luka lama. Ini saatnya kita belajar, memperbaiki, dan menutup celah yang bisa memecah-belah kita. Persatuan adalah harga mati, tak bisa ditawar,” ujarnya dalam unggahan video resmi.

Lebih jauh, Bupati Hery mengingatkan bahwa nilai persaudaraan di Manggarai adalah warisan leluhur yang harus dijaga. 

“Jangan ada lagi pihak yang menari di atas penderitaan orang lain. Setiap tindakan yang memicu perpecahan hanya akan menghancurkan kita semua,” tandasnya.

Seruan itu mendapat respons dari berbagai kalangan. Sejumlah tokoh masyarakat menyebut langkah ini sebagai alarm moral sekaligus peringatan keras bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi demi kepentingan sesaat. 

Bagi mereka, seruan Bupati Hery adalah penegasan bahwa persatuan dan kedamaian adalah pondasi utama Manggarai, dan tidak boleh digadaikan oleh siapa pun.


Laporan : Nobertus Patut
Editor : Haeril
Tutup Iklan
Hubungi Kami untuk Beriklan