Mahasiswa K3R UMSi Desa Bua Laksanakan Festival Anak Peduli Lingkungan
Februari 13, 2025
SINJAI, Foxnesia.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Karya Reguler (K3R) Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) Desa Bua melaksanakan kegiatan Festival anak peduli lingkungan yang dilaksanakan di SD Negeri 37 Bua.
Kegiatan yang berlangsung sejak hari Rabu - Kamis 12 - 13 Februari 2025 ini mengangkat tema "Peduli Lingkungan Peduli Masa Depan".
Pada kegiatan ini K3R UMSi Desa Bua menggandeng Duta Baca dan Duta Lingkungan Kabupaten Sinjai.
Koordinator Desa, Ihsan mengapresiasi antusias dan semangat dari siswa siswi yang berpartisipasi pada kegiatan ini.
Ia juga berharap bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dalam kepedulian terhadap lingkungan.
"Apresiasi sebesar-besarnya atas antusiasme dan semangat yang luar biasa dari adek adek selama mengikuti kegiatan ini. Saya berharap melalui kegiatan seperti ini sebagai perwujudan nyata dan sebagai bentuk kepedulian kita menanggapi masalah lingkungan," tuturnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa festival ini adalah momen penanaman kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
"Festival ini menjadi momen dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, tentu saya berharap melalui berbagai kegiatan yang inovatif serta menyenangkan ini adek adek diajak untuk lebih peduli, mencintai dan bertanggungjawab atas lingkungannya," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 37 Bua, Siti Nurlia Syam mengapresiasi kegiatan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa K3R UMSi Desa Bua, melalui berbagai kegiatan lomba ini dapat menambah pengetahuan anak anak di sekolah.
"Saya selaku kepala sekolah sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh adek adek mahasiswa melalui berbagai kegiatan seperti lomba rangking 1, puisi dan mewarnai serta mengajak adek belajar mengolah sampah ini sangat membantu anak menambah pengetahuannya," ucapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan di sekolah sekolah karena dapat melatih anak dam mengolah sampah menjadi barang berguna serta dapat dijadikan dasar untuk menghasilkan barang melalu pembelajaran dalam peningkatan keterampilan.
"Saya berharap kegiatan seperti ini perlu diadakan di sekolah sekolah karena dapat melatih anak dalam hal mengolah sampah menjadi barang yang berguna serta dapat dijadikan dasar untuk menghasilkan barang melalui pembelajaran dalam hal ini bidang studi keterampilan," tutupnya.
Laporan : Asrul
Editor : Haeril